Ketika Layanan Bank CIMB Melalui Call Center Cukup Merepotkan

Di bulan Februari 2019 ini, saya ada keperluan terkait dengan transaksi kartu kredit CIMB saya. Jadi, saya ingin mengubah transaksi kartu kredit yang sebelumnya dengan cicilan menjadi pembayaran tagihan penuh. Sebenarnya, awalnya memang sudah tagihan penuh, tapi karena salah perhitungan setelah mengubahnya menjadi cicilan, saya putuskan untuk kembali bayar dengan tagihan penuh.

Intinya: bunga cicilan kartu kredit (dalam hal ini dalam hitungan saya di Bank CIMB) yang diubah dari transaksi penuh itu bunganya tinggi! Jauh lebih tinggi daripada membayar biaya konversi. Mungkin ada yang memilih kondisi ini karena beberapa alasan, tapi hal ini bukan menjadi opsi untuk saya saat itu. Walaupun, di Bank CIMB proses mengubah tagihan penuh menjadi cicilan menang sangat mudah, karena bisa dilakukan melalui situs CIMB CLICK.

Pengalaman ini berbeda ketika dulu saya melakukan perubahan transaksi cicilan kartu kredit menjadi tagihan penuh menggunakan kartu kredit BNI.

Saya hubungi melalui Call Center CIMB di 14041 karena setelah tanya melalui fitur chat di website, saya diarahkan untuk ke Call Center. Saya sering kali berada dalam antrian. Bahkan, saking lamanya saya menunggu, saya kadang batalkan saja dan coba lagi. Ternyata sama saja. Ketika menyambung, telepon terputus karena saya kehabisan pulsa.

Continue reading “Ketika Layanan Bank CIMB Melalui Call Center Cukup Merepotkan”

Lambatnya Layanan Bank BTPN dan Belum Jadi Aktivasi Jenius di Yogyakarta

Setelah sekian lama mendengar mengenai Jenius dari Bank BTPN, baru beberapa hari lalu akhirnya saya memutuskan untuk mendaftarkan dan berencana mengaktifkan akun Jenius. Seluruh proses pendaftaran secara daring melalui aplikasi Jenius berbasis Android berjalan dengan lancar. Dan saya tinggal melakukan aktivasi.

Karena saya saat ini saya berdomisili di Yogyakarta, jadi proses aktivasi harus dengan mendatangi salah satu kantor cabang Bank BTPN. Untuk yang berdomisili di area Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya proses ini cukup mudah karena ada layanan untuk verifikasi dengan didatangi kru Jenius.

Setelah saya mencari tahu dimana kantor cabang BTPN yang dapat melaksanakan aktivasi akun, saya akhirnya memutuskan untuk datang. Lokasi kantor cabang berada di lokasi yang cukup jauh dari tempat tinggal saya. Toh tinggal aktivasi saja, seharusnya urusan cepat — apalagi ini produk digital, jadi meluangkan waktu untuk urusan ini tidak masalah. Sekali datang, beres dengan cepat.

Ternyata tidak seperti yang saya bayangkan.

Saya datang sekitar pukul 09.50 WIB. Saat itu tidak terlalu ramai di area tunggu. Bahkan, ketika saya dibantu oleh satpam untuk urusan apa, saya jawab aktivasi Jenius, satpam juga langsung paham.

Setelah mendapatkan nomor antrian, saya duduk, kemudian mengamati situasi sekitar. Ada tiga loket teller, tapi hanya satu yang sepertinya melayani nasabah. Ketika melihat ke area layanan konsumen, ada tiga loket juga. Dan, hanya ada satu loket yang melayani nasabah.

“Ah, tunggu saja…,” begitu pikir saya.

Continue reading “Lambatnya Layanan Bank BTPN dan Belum Jadi Aktivasi Jenius di Yogyakarta”

Top-up Saldo OVO dari Kartu Debit

Setelah dulu menggunakan OVO untuk membayar parkir, saya menggunakannya untuk beberapa transaksi lain walaupun tidak sering. Akhir-akhir ini, OVO lebih sering saya gunakan untuk pembayaran transaksi Grab. Kenapa? Di Grab, ini adalah salah satu pilihan untuk cashless (selain kartu kredit) dan juga memanfaatkan promonya juga.

Ternyata, sudah saatnya menambah saldo. Ada beberapa pilihan untuk tambah dana yaitu melalui ATM/Internet Banking, Minimarket, atau menggunakan kartu debit.

Melalui internet banking mungkin paling mudah. Sayangnya, token KeyBCA saya sedang tidak dapat digunakan. Setelah beberapa hari lalu mencari, hari ini baru ketahuan kalau ternyata masuk ke mesin cuci. Ke ATM, sedikit ribet karena harus pergi keluar, apalagi ke minimarket.

Lalu, saya coba untuk pilihan kartu debit. Untuk kartu debit, tertulis “Saat ini kami hanya menerima kartu debit yang sudah aktif 3D Secure”. Jadi, selanjutnya hanya perlu memilih dari pilihan nominal (Rp100.000, Rp200.000 atau Rp500.000). Diikuti dengan memasukkan nomor kartu, masa berlaku kartu dan 3 angka keamanan (CVV).

Setelah saya lihat, ternyata kartu debit CIMB Niaga Master Card saya ada informasi tersebut. Saya coba memasukkan informasinya, dan selesai. Sama seperti kalau melakukan pembayaran menggunakan kartu kredit. Seluruh proses transaksi selesai, saldo langsung bertambah. Tidak ada biaya tambahan yang dibebankan untuk transaksi ini.

Pengalaman Seputar Penutupan Deposito BCA

Berbeda dengan deposito BNI yang saya buka dan tutup secara daring (online), deposito BCA yang saya miliki adalah deposito dengan bilyet sebagai bukti kepemilikan. Deposito saya buka sekitar enam tahun lalu.

Untuk melakukan pencairan dana deposito BCA, mekanismenya menurut saya cukup mudah, walaupun tidak semudah ketika menggunakan layanan secara daring.

Oh ya, saya bukan ahli dalam bidang keuangan, jadi disini saya tidak akan membandingkan produk investasi yang paling menguntungkan atau sesuai dengan kebutuhan. Sekadar untuk berbagi informasi saja.

Berikut beberapa informasi mengenai kepemilikan deposito saya.

Continue reading “Pengalaman Seputar Penutupan Deposito BCA”

Pengalaman Membuka dan Menutup Deposito Online BNI

Saya lupa kapan kali pertama saya membuka rekening deposito di BNI, mungkin sekitar dua tahun lalu, atau lebih. Cuma satu hal yang saya ingat adalah bahwa saya melakukannya secara daring (online). Dan, prosesnya sangat sederhana.

Membuka Rekening Deposito BNI

Seluruh proses saya lakukan melalui halaman internet banking BNI dan tidak terlalu bertele-tele. Sebelum membuka rekening deposito, berikut beberapa catatan (sumber):

  • BNI mensyaratkan untuk pembukaan rekening deposito, kita harus memiliki dana untuk setoran awal deposito sebesar minimal 10 juta.
  • Untuk jangka waktu, bisa dipilih sesuai kebutuhan. Saat itu, saya memilih jangka waktu 3 (tiga) bulan, karena deposito saya gunakan sebagai cadangan dana yang sewaktu-waktu saya bisa ambil juga.
  • Karena dilakukan secara daring, maka saya juga tidak mendapatkan bilyet sebagai bukti fisik kepemilikan deposito.

Proses pembukaan rekening dapat diakses melalui menu Layanan Lainnya, kemudian pilih Permohonan Layanan lalu Rekening Deposito — Buka Rekening Deposito. Setelah itu, lanjutkan dengan mengisi formulir yang tersedia. Setelah selesai semua, maka rekening deposito Anda akan siap secara instan.

Continue reading “Pengalaman Membuka dan Menutup Deposito Online BNI”

Autodebet Pembayaran Kartu Kredit

Sejak kali pertama saya memiliki kartu kredit sampai dengan saat ini dengan kondisi ada lebih dari satu kartu kredit, saya memilih untuk melakukan pembayaran secara autodebet.

Walaupun kartu kredit ini memang salah satu sarana untuk kita bisa hutang terlebih dahulu kepada bank, namun kartu kredit jelas bukan alasan utama supaya bisa berhutang.

579017sfo283

Alasan kenapa saya melakukan pembayaran secara autodebet cukup sederhana. Pertama, saya tidak mau lupa melakukan pembayaran, dan tidak mau menyisakan hutang. Pokoknya, berapapun pembayaran yang dibebankan, harus dilunasi. Saya tidak ada kompromi untuk hal ini. Puji Tuhan, sampai dengan saat ini, komitmen tersebut masih bisa saya penuhi.

Kedua, karena saya tidak mau terjebak dalam bunga kartu kredit dan beban lain yang muncul gara-gara adanya tunggakan dalam tagihan kartu kredit. Apalagi, sampai harus melakukan pembayaran kartu kredit dengan kartu kredit lain.

Walaupun, tetap saya cukup sering memanfaatkan fasilitas cicilan 0% dari penerbit kartu kredit. Fasilitas semacam ini bagi saya sayang untuk tidak dimanfaatkan, termasuk fasilitas yang sekiranya menguntungkan.

Pernah satu ketika, saya melakukan transaksi dengan kartu kredit memanfaatkan fitur cicilan 0%. Transaksinya saat itu cukup besar, namun ada kesalahan dari sistem (saat itu setelah saya gali informasinya, kesalahan dalam sistem penjual/merchant). Saya punya dua opsi: urus ke bank untuk mengubah menjadi cicilan, atau melunasinya.

Karena secara prinsip ini lebih kepada kapan harus membayar, jadi saya putuskan untuk langsung saja melakukan pelunasan. Pernah juga malah sebaliknya, saya melakukan perubahan dari cicilan menjadi pembayaran langsung alias non-cicilan.

Lebih baik punya sedikit saldo di rekening daripada saldo banyak tapi hutang juga banyak.

Mengubah Cicilan Kartu Kredit Menjadi Non-cicilan

Saya punya kartu kredit karena salah satu manfaatnya bisa dipakai untuk melakukan pembelian dengan cicilan 0%. Namun, karena satu dan lain hal, saya perlu untuk membatalkan cicilan saya, menjadi pembayaran secara langsung. Padahal, transaksi pembelian sudah selesai.

Membatalkan Cicilan

Ketika saya harus membatalkan cicilan tersebut, pertama saya hubungi bank penerbit kartu kredit yang saya pakai untuk transaksi. Saat itu saya menggunakan kartu kredit dari BNI. Beberapa poin yang saya sampaikan/terima:

  • Saya tanyakan apakah transaksi saya sudah dibukukan. Dan, ternyata memang sudah, dan sudah ada catatan bahwa pembayaran menggunakan cicilan 0%.
  • Karena saya belum mendapatkan tagihan — melalui e-statement — jadi saya belum bisa melakukan pembayaran. Untuk pembayaran, biasanya lakukan melalui auto debet.
  • Ketika saya sampaikan bahwa saya ingin mengubah metode pembayaran menjadi pembayaran penuh, saya diminta untuk menghubungi merchant.
  • Diinfokan kalau tagihan akan dicetak pada malam hari, di hari yang sama saat saya menelpon. Jadi, saya sebaiknya segera menghubungi merchant.

Berbekal informasi tersebut, saya menghubungi pihak merchant. Ternyata, pihak merchant tidak dapat melakukan hal ini, karena ini dilakukan dari sisi bank.

Duh.

Continue reading “Mengubah Cicilan Kartu Kredit Menjadi Non-cicilan”

Penerimaan Uang Dari Western Union Melalui Maybank Indonesia

Karena rencana saya melakukan penarikan uang dari Western Union melalui Bank BPD DIY gagal, saya memutuskan untuk tidak ke kantor pos untuk proses penarikannya. Pertama, karena alasan jarak — saat itu saya sedang dalam perjalanan ke tempat kerja dan kantor pos berada dalam lokasi yang berlawanan. Alasan kedua, karena seingat saya ada alternatif lain yang lebih dekat.

Dan, saya teringat kalau saat berangkat dan pulang kerja, saya melihat logo Western Union yang ada di salah satu kantor cabang Maybank Indonesia.

Suasana kantor cabang saat itu cukup sepi. Saya lalu menanyakan kepada petugas apakah untuk penarikan dana melalui Western Union dapat dilayani. Ternyata bisa, dan saya diarahkan untuk mengisi formulir yang tersedia dan mengambil antrian untuk ke Customer Service Officer (CSO).

Continue reading “Penerimaan Uang Dari Western Union Melalui Maybank Indonesia”

Penarikan Uang Melalui Western Union Di Bank BPD DIY

Sudah cukup lama sejak terakhir kali saya melakukan transaksi melalui Western Union. Di Desember 2017, karena ada keperluan penarikan dana, saya akhirnya mencari dimana tempat melakukan pencairan dana.

Ketika saya ke Bank BPD DIY, saya melihat logo Western Union disana. Jadi, sekalian saja saya lakukan urusan penarikan dana.

Saya langsung menuju ke tempat pengambilan formulir. Saya cari beberapa saat, tetap tidak menemukannya. Bahkan, disekitaran tanda berlogo Western Union-pun juga tidak ada. Mungkin saat itu formulir sedang habis.

Continue reading “Penarikan Uang Melalui Western Union Di Bank BPD DIY”

Mendapatkan Kembali PIN Kartu Kredit BNI Melalui SMS

Saya cukup sering melakukan transaksi menggunakan kartu kredit. Saya hanya menggunakan dua buah kartu kredit utama dari BCA dan BNI. Mengikuti anjuran keamanan, saat ini kedunya juga sudah menggunakan PIN (Personal Identifiation Number). Diluar transaksi daring — yang (kadang) menggunakan 3D Secure PIN — saya kadang juga menggunakan transaksi langsung menggunakan mesin EDC (Electronic Data Capture) di beberapa gerai.

Pernah sebenarnya pakai PIN ketika melakukan transaksi, tapi kebanyakan saya gunakan tanpa PIN. Jadi tinggal tanda tangan saja.

871iulias7f13tlkqhsfasf

Ada satu gerai makanan cepat saji dimana saya sudah melakukan transaksi beberapa kali. Dan, selalu menggunakan tanda tangan alias tanpa PIN. Sampai pada akhirnya kemarin saya bertransaksi dan harus menggunakan PIN. Saya tanyakan, apakah ada opsi untuk pakai tanda tangan?

Continue reading “Mendapatkan Kembali PIN Kartu Kredit BNI Melalui SMS”

Mekanisme Pre-paid Layanan Biznet Home Internet

Setelah beberapa waktu menggunakan layanan Biznet, bulan lalu kali pertama mengalami masalah koneksi karena keterlambatan pembayaran koneksi internet. Pembayaran dilakukan dengan cara pre-paid, jadi kalau lupa bayar — sebut saja deposit atau top-up — maka koneksi internet terputus. Sejujurnya, saya lebih suka dengan model ini daripada post-paid, bahkan misal dengan ditambah denda (jika ada).

Selama ini, proses pembayaran juga tidak begitu sulit. Tinggal melakukan transfer melalui beberapa pilihan metode pembayaran. Saya biasanya memilih menggunakan transfer ke Virtual Account BCA.

Continue reading “Mekanisme Pre-paid Layanan Biznet Home Internet”