Sang Pemimpi: Bebaskan Mimpimu

Sang Pemimpi

Baru kemarin saya nonton Sang Pemimpi yang disutradari oleh Riri Riza. Berubah dari rencana awal untuk nonton Avatar dengan alasan yang sederhana: tiket pemutaran film Avatar sudah hampir penuh. Tinggal bangku deretan depan yang tersedia. Untuk novelnya, saya juga belum pernah membaca, bahkan bisa dibilang saya tidak mengikuti cerita dan hingar bingar tentang perkembangan tetralogi Laskar Pelangi. Bahkan, buku Laskar Pelangi juga belum selesai saya baca.

Untungnya, saya sudah menonton film Laskar Pelangi. Paling tidak saya tidak harus kebingungan memahami alur ceritanya. Gegap gempita film ini justru malah saya lihat dari percakapan di Twitter dari pengguna yang saya ikuti, termasuk dari produser Sang Pemimpi, Mira Lesmana.

Bagi yang belum menonton film Laskar Pelangi, sepertinya pembukaan film Sang Pemimpi ini cukup membantu dalam memahami alur cerita berikutnya. Kehidupan para pemain utama semasa remaja mendapatkan porsi yang dominan dalam film ini. Menurut saya, pemeran Ikal (Vikri Septiawan), Arai (Rendy Ahmad) dan Jimbron (Azwir Fitrianto) ketika mereka remaja bermain dengan apik. Mungkin karena wajah mereka bisa dikatakan cukup “asing” dalam dunia film inilah yang menjadikan saya tidak terlalu terganggu dengan referensi film tertentu. Begitu juga ketika saya menonton film Laskar Pelangi.

Amazon S3 Billing Statement Sample

In last September, I started to use Amazon S3 for some experimental purposes. And, it’s not that difficult — of course, I only use some basic action. CloudBerry Explorer and S3Fox are really helpful. Now, if you want to know the billing calculation — just in case you’re interested to try (also with ), I have uploaded a sample billing statement from (click the thumbnail to enlarge).
For me, I think the price is still reasonable. Anyway, CloudFront is optional. Of course, this billing statement is not only based on my blog usage. I have multiple sites and accounts there. Not all of my backup files are also available for public.

Jika tinggal sehari hidupmu di dunia ini

Dari sekian banyak band/musisi, salah satu yang saya suka adalah Kla Project, walaupun sekarang sudah sangat jarang terdengar kabarnya. Ada salah satu lagu yang saya suka yaitu lagu yang berjudul “Tinggal Sehari”, terutama liriknya.

Wahai dengar satu umpama
Bisa kau alami
Apabila pada esok hari
Ajalmu menyapa

Sementara…
Begitu banyak hal tertunda
Tak sempat tuntas semua

Jika tinggal sehari
Hidupmu di dunia ini
Engkau kan perbuat apa
Yang tak sia-sia?

Kan kupeluk orang tercinta
Syukuri karunia
Coba hibur hati mereka
Yang pernah kuhina

Jangan sampai…
Masih tersisa dendam di dada
Tak sempat damai berkuasa

Jika tinggal sehari
Usiamu di dunia ini
Engkau kan perbuat apa
Suatu yang bermakna

Bagi saya, lirik lagu tersebut bagus. Bagus banget.

Apa Kabar Indonesia (TVOne): Luna Maya, Media Sosial dan UU-ITE

Tadi pagi, diskusi Apa Kabar Pagi TVOne mengangkat salah satu isu yang saat ini banyak dibicarakan — khususnya untuk masyarakat pengguna teknologi — yaitu tentang kasus yang melibatkan Luna Maya. Bagi saya yang menjadi menarik karena bukan tentang kasus Luna Maya dengan pihak yang langsung terkait — dalam hal ini infotainment — tapi karena disini juga dibahas juga tentang tentang media sosial () yang (juga) semakin populer.

Acara ini dipandu oleh Indy Rahmawati dan Andrie Jarot dengan beberapa tamu diantaranya Jerry (duh, ini siapa tadi nama lengkapnya ya?) salah seorang dari penggagas gerakan online di “Boikot Luna Maya”, Margiyono dari gerakan yang mendukung Luna Maya di Facebook, kemudian ada dari Depkominfo yaitu Bapak Gatot S. Dewobroto (Dewabrata?) dan juga Ndorokakung ‘yang tidak disebutkan nama aslinya’. :D

Karena kebetulan sedang cukup iseng (dan yang lebih penting sudah bangun tidur), saya rekam acara tersebut, dengan maksud supaya nantinya jika ada yang ingin mengetahui apa yang dibicarakan dalam acara tersebut, yang tertarik bisa juga mengikutinya.

Berkas audio sudah saya unggah, dan Anda dapat mengunduhnya sekarang. (Ukuran berkas 21 MB, dengan durasi 31 menit dan 33 detik). Sebenarnya saya juga ada untuk kualitas audio yang sedikit lebih rendah, tapi ukuran berkas tidak terlalu beda, jadi saya putuskan untuk tidak mengunggahnya dulu. Nanti kalau ada yang ukuran lebih kecil, saya akan unggah. Semoga berkas audio ini bermanfaat.

Posisi Nyaman Bekerja dengan Laptop?

Dirumah, saya lebih banyak melakukan pekerjaan saya dengan menggukana dibandingkan dengan . Karena, kebanyakan berkas pekerjaan saya memang berada disana. Laptop hanya saya gunakan sekali waktu saja dirumah.  Komputer saya letakkan diatas meja dengan posisi yang (menurut saya) nyaman. Paling tidak, saya cukup betah dan jarang mengalami capek karena posisi yang mungkin tidak sesuai.

Beberapa posisi bekerja dengan laptop. Posisi mana yang sering Anda gunakan?

Posisi tangan hampir sejajar dengan papan ketik. Pandangan ke layar juga hampir tegak lurus dengan jarak sekitar 80 sentimeter (saya menggunakan monitor layar datar 19 inci).

Ketika bekerja dengan laptop, kadang saya bahkan tidak melakukan aktivitas tersebut ditempat yang bisa dikatakan nyaman. Kadang malah sambil tiduran dengan posisi tengkurap sampai akhirnya kadang berakhir dengan posisi “dilihat laptop” alias tertidur.

Dari beberapa posisi beraktifitas ketika menggunakan laptop, ternyata ada salah satu posisi yang (menurut studi) adalah posisi yang nyaman. Nyaman dalam hal ketika menggunakan posisi ini cenderung mengurangi potensi capek pada beberapa sendi tubuh.

“a conventional small clamshell laptop is most comfortably used lying down in bed with the device on the thigh when the knees are kept up.” [sumber artikel]

Masalahnya, dengan posisi yang paling disarankan yaitu “bersandar ditempat tidur dengan laptop berada di pangkuan, dengan posisi lutut dinaikkan” ini ada masalah lainnya: panas. Nah, dengan posisi ini, kipas pendingin otomatis jadi tidak bisa digunakan ya? Posisi mungkin nyaman, tapi bisa jadi tidak nyaman ketika ini tentang panas yang menyerang pangkuan.

Recehan Susah, Buat Ibu Prita

Kemarin sewaktu bersama Lala berbelanja — lebih tepatnya membeli tas dan beberapa barang lainnya, saya terlibat obrolan yang sangat singkat dengan salah satu penjual minuman. Ketika sedang berbelanja, saya keluar sebentar dari tempat belanja untuk membeli air minum kemasan. Tidak jauh, persis didepan toko.

Berikut kurang lebih obrolan yang terjadi ketika saya membeli air kemasan tersebut (Catatan: Sudah diterjemahkan dalam bahasa , karena percakapan asli dalam Bahasa Jawa).

Saya: “(Sambil memegang botol air kemasan) Bu, minta airnya satu.”
Penjual: “Iya, Mas.”
Saya: “Berapa?”
Penjual: “Dua ribu rupiah”
Saya: (Merogoh kantong celana) “Wah, yang seribu recehan ya bu…”
Penjual: “Wah, malah makasih Mas. Susah nyari recehan sekarang, banyak disumbangkan ke Ibu Prita.”

Nah, bukan.. bukan tentang bahwa “keluhan” ibu itu karena gerakan pengumpulan koin untuk Ibu Prita. Mungkin ibu itu tidak mengeluh, beliau hanya menyampaikan sesuatu keadaan saja yang beliau temui/rasakan. Menurut saya, ini sebuah contoh efek yang luar biasa dari gerakan untuk bersimpati terhadap sebuah kasus yang melibatkan Ibu Prita. Awareness tentang kejadian ini pun sampai juga di tingkat masyarakat bawah. Ini bukan bermaksud merendahkan pekerjaan ibu penjual minuman tersebut lho… Tapi, lebih kepada bahwa apa yang terjadi kepada Ibu Prita telah menjadi perhatian banyak orang.

Capture and Share from Mobile Devices

Now, I want to introduce another -powered blog. This time, there are more than one author — well, only two anyway. It’s called Capture and Share. I created this blog as a place to put my — and Lala streams. All posts in this blog are created using mobile devices ( N78 and Nokia 5800 XpressMusic). But, not all of them are directly uploaded from the devices. Why? Well, we’re not using unlimited package for our devices. :)
Why Posterous? Because it just works. Sending , videos, screenshots from is our option. And, Posterous handles this perfectly. Here are few things about the setup:

  • We use custom feature. It’s mobile.orangescale.com
  • Some modifications. Yes, we use custom theme, only adding few lines in the stylesheet
  • Created this Posterous blog as/with Group Profile

Of course, I will not leave my own Posterous page. So, meet Capture and Share at http://mobile.orangescale.com.

5,000+ Flickr Photos

This month, I saw that there are more than 5,000 photos in my Flickr photostream. In last October, there were 4,000 . So, in than two months, there are more than 1,000 photos uploaded? Of course, not all of them are displayed for public. There are lots of private photos there. I think, the increasing number of photos happens after I purchased my Canon EOS 450D few months ago.
flickr5000
Here are some numbers related to my photostream — when I write this post:

  • 5,403 photos in total: 3,872 public photos, 1,218 private photos, 18 friend-only photos, 262 family-only photos, 33 friend-and-family only photos.
  • In total, there are 5,400 photos and 3 videos. Right, Flickr also support videos.
  • About tagging, there are 2,914 photos with tags (2,489 untagged)
  • Sometime, I uploaded some photos with geotagging info. Also, I put some photos on the Flickr . I have 849 photos geotagged.
  • I manage my photos in sets and 5,163 photos among total collections are in sets.
  • My photostream has 120 sets and 7 collections.
  • In December 2009, I uploaded 962 photos, but in September 2009 there was only one photos uploaded.
  • In total, I made 8 transactions (buying Flickr Pro credits). But, I only use two credits. The other credits were bought for my friends who want Flickr Pro (Flickr Gifts).

Iron Man 2 Trailer

Nokia Messaging for Social Networks Beta: First Impression

Two days ago, I gave Nokia Messaging for Social Networks Beta a try on my 5800 XpressMusic. This will help Nokia users to keep update with the — in this case and . Of course, it’s still in beta so I should not expect too much.
The process was easy and I didn’t have any problems. Everything was smooth. This early preview is available on the Nokia N97, Nokia N97 Mini, Nokia 5530, Nokia 5800, and the Nokia X6 devices. Go to messaging.nokia.com if you want to see applications from Nokia Messenging for your device.
After having this application installed, I used it right away. When running the application for the first time, I got this welcome screen:
Home Screen
I use Twitter more than Facebook. First, I use the Twitter feature. Here’s the login sreen:

Facebook Privacy Settings You Should Know

Sun Server Key Chain (by Subzero Blue) I’m using Facebook, and found this useful post about settings. In short:

  1. Understand your friend lists
  2. Remove yourself from search results
  3. Remove yourself from
  4. Avoid the infamous tag mistake
  5. Protect your albums
  6. Avoid the post-breakup Facebook effect
  7. Control what information applications can access
  8. Make contact information private
  9. Avoid embarrassing wall posts
  10. Keep friendships private

Of course, every user has its own privacy level settings. But, I think most of them are few good points to consider. See details about each setting.

Apa Kabar Perangko dan Filateli?

Beberapa minggu lalu, saya sempat bertamu ke rumah dinas salah satu pejabat di . Ketika di ruang tamu rumah dinas beliau, pandangan saya sempat tertuju pada sebuah pigura yang tertempel manis di dinding. Ada yang mencuri perhatian saya disana: sebuah seri perangko edisi khusus dengan wajah beliau.

Stamp Collection (by ...Rachel J...)

Perangko. Dalam satu tahun ini, sepertinya saya tidak pernah menyentuh barang yang satu ini. Beberapa kali memang memanfaatkan jasa PT. Pos Indonesia. Cukup sering pula menerima kiriman surat yang datang ke rumah — walaupun hampir semua memang bukan untuk saya. Tapi, tak ada satupun perangko yang tertempel dalam surat-surat tersebut. Urusan ke kantor pos juga sebatas memakai jasa pengiriman barang dengan layanan khusus.

Variasi Penulisan Nama (Saya)

Saya sering menjumpai beberapa “kesalahan” dalam penulisan nama saya, khususnya pada bagian “Arie Setiawan”. Yang lebih sering terjadi ketika orang lain melakukan pencatatan terhadap nama saya. Memang ada kalanya saya bisa langsung melihat dan mengkoreksi jika ada kesalahan. Jika tidak, bersiap saja untuk menjumpai sedikit kekeliruan penulisan.

Memang kadang bukan menjadi hal yang besar jika terjadi penulisan nama. Tapi, untuk hal-hal yang sifatnya sensitif atau penting, mungkin bisa lain ceritanya.

Berikut ini beberapa variasi kekeliruan yang kadang terjadi untuk nama saya: Ari Setyawan, Ary Setyawan, Ary Setiawan. Kadang terjadi juga “Arie Setyawan”. Kadang, ketika saya menyebutkan nama saya — untuk dituliskan orang lain — saya sedikit mengeja atau menyampaikannya dengan tambahan informasi. Misalnya saya tambah: “A R I E ya… SE-TI-A-WAN”. Karena, kadang memang pelafalan nama belakang memang berpotensi untuk dituliskan sebagai “Setyawan”. Tapi, untunglah orang tua saya tidak memberikan nama yang lebih rumit lagi seperti Ariy Setiyahwan. Atau lebih gaul lagi: Ar1e Setiaw4n. Hehehe…

Yahoo! Messenger Error: Locked Account?

I have been using Messenger for few years, and I got a problem using it yesterday. The dialog box gave me message like this:

There was a problem signing you in to Yahoo! Messenger.
Your has been locked. Please click “Forgot …” to start the unlocking process.  (81003003)

ym81003003
The problem was that I used it few hours before and everything was right. I’m using Yahoo! Messenger 10.0.0.1102-us. So, I tried to logged in to my Yahoo! account. Username and password combination did not work. Not good. I was sure that I put correct details. I tried again. And, it worked! And, when I went back to my Yahoo! Messenger and tried to log in, everything was back to normal. OK, there was a little problem there. Not sure what it was, but it’s fine now.

Ketika Bepergian dengan Pesawat Terbang

Saya memang tidak harus sering melakuan perjalanan dengan menggunakan terbang. Tapi, memang ada perubahan dalam hal frekuensi bepergian dibandingkan tahun kemarin dan tahun sebelumnya. Dan, rata-rata perjalanan juga tidak jauh, masih di pulau Jawa saja. Dulu, saya lebih memilih (jika memang tujuan memungkinkan untuk dijangkau dengan moda ini). Memang, paling sering ya cuma tujuan - saja.

Tapi, jika dibandingkan dengan sekarang saya lebih sering menggunakan jasa penerbangan. Efisiensi waktu kadang lebih menjadi prioritas. Apalagi, jika menilik dari harga yang tidak terpaut jauh — dibandingkan kereta misalnya.

Pemandangan dari jendela ketika menggunakan jasa Air Asia.
Pemandangan dari jendela ketika menggunakan jasa Air Asia.

Sampai sekarang, kadang masih ada kekhawatiran tentang keselamatan perjalanan. Tapi, kalau dipikir lagi, bukankah semua perjalanan memang memiliki resiko? Syukurlah sampai sekarang saya masih bisa menikmati perjalanan dengan aman. Dan, kebetulan belum mengalami keterlambatan perjalanan yang mengganggu jadwal yang sudah direncanakan. Keterlambatan paling parah yang pernah saya alami terakhir kali ketika melakukan perjalanan dengan menggunakan kereta api beberapa bulan lalu. Setiap perjalanan, saya sering menikmatinya dengan melihat pemandangan dari sisi jendela. Walaupun kadang memang tidak mendapat tempat duduk di sisi jendela.