Mendapatkan Kembali PIN Kartu Kredit BNI Melalui SMS

Saya cukup sering melakukan transaksi menggunakan kartu kredit. Saya hanya menggunakan dua buah kartu kredit utama dari BCA dan BNI. Mengikuti anjuran keamanan, saat ini kedunya juga sudah menggunakan PIN (Personal Identifiation Number). Diluar transaksi daring — yang (kadang) menggunakan 3D Secure PIN — saya kadang juga menggunakan transaksi langsung menggunakan mesin EDC (Electronic Data Capture) di beberapa gerai.

Pernah sebenarnya pakai PIN ketika melakukan transaksi, tapi kebanyakan saya gunakan tanpa PIN. Jadi tinggal tanda tangan saja.

871iulias7f13tlkqhsfasf

Ada satu gerai makanan cepat saji dimana saya sudah melakukan transaksi beberapa kali. Dan, selalu menggunakan tanda tangan alias tanpa PIN. Sampai pada akhirnya kemarin saya bertransaksi dan harus menggunakan PIN. Saya tanyakan, apakah ada opsi untuk pakai tanda tangan?

Continue reading “Mendapatkan Kembali PIN Kartu Kredit BNI Melalui SMS”

Pengurusan Kartu ATM BCA karena Salah PIN

Sepertinya, saya ini terlibat dengan “love-and-hate relationship” dengan Bank BCA. Suka karena memang diberikan kemudahan dengan menjadi nasabahnya, tapi juga kadang sebal dengan urusan entah karena kesalahan yang muncul bukan dari sisi saya sebagai nasabah.

Awal bulan ini, saya kembali lagi mendatangi KCU (Kantor Cabang Utama) BCA di Jogjakarta untuk dua urusan. Pertama, mengurus kartu ATM yang terblokir, dan kedua adalah terkait dengan akses internet banking. Kebetulan, saya memang punya dua buah rekening di BCA.

Kartu ATM Terblokir

Kejadiannya bermula ketika saya hendak melakukan pembayaran dengan kartu di salah satu toko yang memiliki mesin EDC (Electronic Data Capture). Tidak ada yang aneh saat itu. Saya sangat sadar dan yakin bahwa saya menggunakan kartu yang benar (kartu utama), dan saya memasukkan nomor PIN (Personal Identification Number) yang benar. Pertama, saya mendapatkan pesan bahwa PIN tidak benar. Saya coba lagi, dan tetap salah.

Akhirnya, saya putuskan untuk membatalkan transaksi dan membayar dengan uang tunai. Di hari yang sama, selang beberapa jam, saya mencoba menggunakan kartu saya lagi di tempat yang berbeda. Dan, muncullah pesan bahwa kartu saya terblokir. Duh!

Continue reading “Pengurusan Kartu ATM BCA karena Salah PIN”

Call Center 121: Layanan Informasi dan Reservasi Tiket KA

Hari ini (5 April 2010), saya melakukan perjalanan menggunakan jasa kereta api. Kalau tidak salah ingat, baru kali pertama saya menggunakan Taksaka pagi dari Jogjakarta menuju Jakarta — dari kebiasaan menggunakan Taksaka Malam. Perjalanan hari ini ditempuh mulai jam 10.00 dan saya turun di Stasiun Jatinegara, kira-kira pukul 17:45. Perjalanan cukup lancar. “Sialnya”, pendingin gerbong saya rasakan dingin sekali. Ini membuat saya menghabiskan cukup banyak waktu di gerbong makan untuk menikmati makanan dan minuman disana. Ya, disamping karena memang alasan lapar sih… :)

Untuk perjalanan ini, memang mundur dari jadwal yang saya rencanakan, karena alasan tiket sudah habis. Tapi, ini mendingan daripada naik pesawat terbang. Sebenarnya, naik pesawat terbang di hari yang sama (untuk waktu agak siang/sore), tidak terpaut jauh. Tapi, kali ini tetap naik kereta api saja.

Oh ya, kalau minggu lalu saya sedikit mengeluhkan tentang layanan call center reservasi tiket, ternyata 1 April kemarin nomor Call Center 121 secara resmi dikukuhkan (tautan terkait). Dan, katanya akan melayani masyarakat yang akan menggunakan jasa kereta api dalam hal informasi jadwal, termasuk tentu saja pemesanan tiket. Layanan 24 jam pula. Kenapa saya bilang katanya, karena saya memang belum pernah menggunakan layanan Call Center ini. Mungkin suatu saat nanti deh.

Tentang call center tersebut, berikut ini kutipan beritanya:

Contact Center 121 dapat dihubungi melalui telepon atau fax dengan mengakses nomor 121 dari telepon rumah (untuk pulau Jawa, Palembang, Padang dan Medan) dan 021-21391121 dari seluruh operator GSM & CDMA. Selain itu info layanan juga dapat diakses melalui situs www.kereta-api.co.id. Khusus untuk Kereta Commuter Jabodetabek konsumen dapat menghubungi Contact Center melalui SMS dengan kode akses 9559. [sumber]

Jakarta ke Jogjakarta dengan Taksaka

Minggu lalu, dalam perjalanan pulang dari Jakarta ke Jogjakarta, saya menggunakan jasa kereta api. Rencananya, memang akan menggunakan pesawat terbang. Tapi, ketika mencoba mencari tiket di tempat yang sebelumnya saya datangi, kantor ticketing tersebut sudah tidak ada lagi (tutup). Akhirnya, saya putuskan saja untuk menggunakan kereta.

Sebenarnya, saya agak malas kalau mengingat pengalaman keterlambatan. Tapi, saya singkirkan sejenak hal tersebut. Siang hari sebelum berangkat — saya menggunakan kereta api Taksaka Malam — saya sama sekali belum memiliki tiket. Asumsinya, kalau hari Minggu dari Jakarta, mungkin tidak banyak penumpang yang berangkat. Sore harinya teman saya menyampaikan bahwa kereta api yang akan saya tumpangi masih memiliki cukup banyak kursi kosong, dan dijadwalkan berangkat pada pukul 20:45.

Continue reading “Jakarta ke Jogjakarta dengan Taksaka”

Pembayaran Tagihan Telkom Speedy Melalui ATM BCA

Dua hari yang lalu saya berencana untuk membayar tunggakan tagihan koneksi internet Telkom Speedy melalui ATM. Memang ini baru kali pertama saya melakukan pembayaran Telkom Speedy, karena memang baru sekitar 1 bulan menggunakannya. Untuk masalah kualitas akses internet, saya belum menemukan kendala yang berarti. Paling tidak, kuota saya sudah hampir habis untuk bulan Juli ini. Oh ya, saya menggunakan Speedy Multi Speed paket Family.

Jadi, waktu itu saya sekaligus membayar tagihan-tagihan lainnya (telepon rumah dan listrik). Ketika saya sudah memasukkan nomor pelanggan Telkom Speedy, saya mendapati jumlah tagihan dan nama pelanggan yang benar. Nah, sewaktu akan melanjutkan ke proses pembayaran, saya mendapatkan respon bahwa transaksi pembayaran tidak dapat diproses. Waduh! Saya coba sekali lagi, tidak berhasil juga. Coba lagi, sekali lagi, tidak berhasil juga.

Akhirnya saya urungkan niatan saya untuk membayar melalui ATM. Siapa tahu lain hari bisa dilakukan.

Hari ini, akhirnya mencoba telepon teman saya yang sama-sama menggunakan layanan Telkom Speedy, dan saya tanyakan tentang proses pembayaran. Saya mendapatkan informasi kalau ternyata memang pembayaran tagihan belum bisa dilakukan melaui ATM. Saya juga tidak tahu, apakah ini hanya terjadi di Jogjakarta, atau juga di daerah/kota lainnya.

Ya… berarti memang besok harus bayar langsung.

Apa Kabar Indonesia tvOne

Setelah nonton Perspektif Wimar — kalau sempat — biasanya saya lanjutkan dengan nonton Apa Kabar Indonesia di tvOne. Untuk acara Apa Kabar Indonesia sendiri, beberapa waktu terakhir ini pemandu acara sedikit lain dari biasanya. Kalau biasanya Indy Rahmawati (Indy) dan Iwan Ahmad Sudirwan, sekarang posisi Iwan Ahmad Sudirwan sedang digantikan oleh Alfito Deannova (Fito).

apa kabar id tvone

Menurut pendapat pribadi saya, sepertinya Indy dan Fito ini memang pasangan yang cocok. Mungkin Pak Iwan Ahmad memang lebih senior dibandingan dengan Fito atau Indy. Saya merasa kalau keduanya bisa kompak (paling tidak terlihat lebih kompak), jika dibandingkan dengan ketika Indy bersama Iwan. Maaf ya pak Iwan, ini pendapat pribadi saya saja lho… Toh sepertinya Indy, Fito maupun Pak Iwan tidak baca blog ini, Hehehe.. Walaupun memang saya lebih tertarik dengan topik-topik yang diangkat dipagi hari. Dengan atmosfir yang santai dengan isu yang memang sangat current, acara ini mampu memberikan informasi yang sangat menarik. Acara bincang-bincang berlangsung dengan teratur, sehingga esensi dari isu yang sedang diangkat dapat digali dengan lebih dalam. Ini yang paling saya suka.

Entah host untuk acara ini nanti akan kembali lagi seperti sebelumnya atau tidak. Kalaupun iya, saya sih akan tetap nonton kalau bisa… daripada nonton infotainment. :P