Hari ini, saya mengunjungi Kantor Cabang Utama (KCU) Bank BCA Yogyakarta untuk keperluan penggantian KeyBCA saya yang tidak berfungsi dengan baik. Ini adalah kali kedua saya melakukan penggantian. Secara umum prosedurnya cukup mudah.

KeyBCA yang Rusak

Beberapa waktu lalu, karena kelalaian saya sendiri, KeyBCA yang saya letakkan dalam tas tersiram oleh air kemasan yang tidak tertutup dengan baik ketika saya masukkan dalam tas. Saat saya membuka tas, KeyBCA tersebut ternyata sudah agak tergenang dengan air. Dan, air kemasan yang tumpah tersebut mengandung banyak gula.

Langkah pertama yang saya lakukan mengeringkan dengan tisu kering. Kemudian, saya buka bagian baut dengan menggunakan obeng kecil. Dengan pengalaman awal pertama bahwa KeyBCA saya juga pernah tercuci (bahkan saya baru menyadari saat saya mengeringkan pakaian dengan mesin pengering), KeyBCA masih berfungsi, walaupun akhirnya tidak sinkron.

Di kejadian kedua ini, saya lakukan hal yang sama. Ya, karena kalau tidak saya cuci dengan air bersih, saya cairan gula juga mungkin tetap akan merusak. “Ah, toh tetap basah juga,” begitu pikir saya. Setelah saya cuci bersih, saya masukkan dalam beras sehingga proses pengeringan dapat berjalan lebih baik.

Hari berikutnya saya pasang kembali. Saya masukkan PIN KeyBCA saya, dan berhasil tanpa masalah. Saat saya coba melakukan transaksi melalui internet banking BCA, ternyata saya mendapatkan pesan bahwa respon dari KeyBCA selalu salah.

Proses Penggantian

Saat saya datang ke KCU Bank BCA Yogyakarta, tidak terlihat antrian. Setelah saya mendapat antrian, bahkan saya tidak sempat duduk saat dipanggil langsung ke meja Customer Service Officer (CSO). Saya dibantu oleh petugas bernama Nur Fitriyani.

Baca juga:  Batas Penarikan ATM dan Biaya Administrasi BCA
photo_2016-07-20_16-39-54

Untuk rekening, kebetulan saya punya dua rekening BCA dengan satu keyBCA. Setelah saya sampaikan permasalahannya, saya ditanya apakah membawa identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), ATM, dan buku tabungan. Kebetulan dua buku tabungan saya bawa karena sekalian berencana untuk melakukan cetak buku.

Namun, ketika saya akan memberikan kartu ATM, saya ternyata hanya membawa satu saja (bukan rekening utama saya). Syukurlah ini tidak memengaruhi proses pengurusannya.

Biaya yang dibebankan ke saya adalah sebesar Rp. 10.000,- yang nanti akan didebetkan dari salah satu rekening saya. Saya diminta untuk mendatangani sebuah berkas. Dan, saya diminta untuk menunggu beberapa saat.

Tak lama kemudian, KeyBCA saya yang baru telah saya terima dan dilakukan pengaturan awal. Saat saya akan melakukan percobaan transaksi, ternyata gagal. Saya sampaikan kepada CSO tersebut kalau saya akan coba sendiri di rumah.

Setelah saya aktivasi ulang — melalui laman internet banking, KeyBCA saya dapat berfungsi dengan baik.