Simpan atau Ambil Barang di Safe Deposit Box dalam Masa Pandemi?

Kali terakhir saya mengunjungi Safe Deposit Box (SDB) saya ternyata sudah hampir satu tahun yang lalu. Memang sangat lama, tapi kebetulan karena memang belum ada keperluan harus mengambil barang yang saya simpan disana.

Nomor antrian konter Safe Deposit Box

Sambil menunggu, saya lihat selebaran info tentang Safe Deposit Box di Bank BPD DIY yang saya gunakan ini. Ternyata, harga langganan masih sama seperti tahun 2019 lalu. Dan, ternyata saya sudah delapan tahun menjadi penyewa.

Dan untuk jam operasional, beruntung bahwa untuk Bank BPD DIY, hari Sabtu masih beroperasi sampai dengan pukul 12.00 WIB.

Saat itu saya datang di jam istirahat, ada dua antrian sebelum saya yang masih dilayani. Semoga saja tidak perlu menunggu sampai jam istirahat selesai baru tiba giliran saya. Sekitar lima belas menit, akhirnya giliran saya dan saya tidak perlu menunggu, langsung bisa dilayani.

Setelah menandatangani formulir kehadiran, saya langsung menuju ke ruangan tempat SDB saya berada.

Area layanan khusus penyewa Safe Deposit Box Bank BPD DIY (September, 2020)

Simpan atau Ambil Semua?

Dari beberapa barang yang ada di SDB, saya memutuskan untuk mengambil hampir semua untuk saya pindahkan ke brankas di rumah. Ada beberapa alasan:

  1. Meminimalkan untuk mobillitas dari rumah ke bank, apalagi dalam masa pandemi saat ini.
  2. Jika dokumen tersebut dibutuhkan — terutama dokumen yang cukup mendesak — maka sudah ada di rumah.
  3. Antisipasi perubahan jam operasional bank. Di hari saya datang ke BPD DIY, saya mendapati informasi ada beberapa kantor cabang bank yang tutup sementara karena ada kondisi khusus.

Harga Sewa Safe Deposit Box Bank BPD DIY Yogyakarta 2019

Tak terasa, sudah hampir 7 tahun ini saya menyewa Safe Deposit Box (SDB) di Bank BPD DIY. Minggu lalu — setelah cukup lama saya tidak ada keperluan — saya ke BPD DIY lagi. Sekalian saya lihat berapa harga sewa Safe Deposit Box terbaru di Bank BPD DIY. Ternyata, dibandingkan waktu kali pertama buka, kenaikannya “hanya” Rp100.000,- saja untuk harga sewa satu tahun, dengan ukuran yang sama.

Saya sendiri tidak terlalu memerhatikan kapan harga terbaru ini mulai berlaku. Bisa jadi sudah beberapa tahun lalu juga.

Pemegang Kunci Safe Deposit Box

Oh ya, setiap kali membuka akun untuk menyewa SDB ini, maka penyewa akan mendapatkan dua buah kunci. Jadi, tidak hanya penyewa sendiri yang bisa memiliki akses ke SDB yang disewanya. Bisa saja misalnya ke istri, anak, atau orang yang dipercaya.

Untuk menambahkan akses, prosesnya juga cukup mudah. Cukup menghubungi layanan pelanggan untuk SDB ini, dan memberitahukan siapa ‘orang tambahan’ yang ditambahkan dalam akses. Nanti akan diminta untuk identitas orang yang ingin ditambahkan. Cukup mudah.

Perubahan/Penambahan Daya Listrik PLN Secara Online

Rumah milik orang tua yang dulu pertama kali dibangun, lalu dikontrakkan, dan masih dalam tahap akhir renovasi membutuhkan penambahan daya listrik. Selama ini, listrik yang terpasang hanya memiliki daya sebesar 450 VA. Karena keperluan penggunaan listrik yang bertambah, saya putuskan untuk melakukan penambahan daya.

Selama ini, terkait dengan PLN saya hampir hanya melakukan transaksi untuk pembayaran listrik. Proses inipun saya lakukan dengan memanfaatkan layanan pembayaran melalui internet banking. Dari beberapa informasi melalui media, PLN sepertinya terus berbenah. Misalnya, banyak hal yang dapat dilakukan secara online, daripada harus datang secara fisik ke kantor PLN.

Akhirnya, pada Selasa, 3 November 2015, saya coba lakukan permohonan penambahan daya melalui situs PLN. Memang saat ini prosesnya belum selesai, namun untuk tahap awal, paling tidak prosesnya berjalan dengan cukup lancar.

Pengajuan Permohonan

Di situs PLN, ada beberapa fitur layanan online seperti pengecekan tagihan listri, pemasangan baru, perubahan daya, dan penyambungan sementara.

  • Saya pilih menu layanan Perubahan Daya/Migrasi
  • Kemudian, saya lakukan pencarian data terlebih dahulu dengan memasukkan informasi ID Pelanggan dan dilanjutkan dengan mengisi identitas.
Halaman formulir perubahan daya
Halaman formulir perubahan daya
  • Pada bagian “Tarif/Daya Baru” saya memasukkan informasi penambahan menjadi 1.300 VA. Sebagai informasi, untuk daya sebesar 450 VA dan 900 VA hanya dapat diproses langsung melalui loket dengan persyaratan tambahan. Dalam situs, muncul notifikasi peringatan ketika memilih salah satu pilihan daya tersebut yaitu “Mohon maaf, Sambungan 450 VA dan 900 VA hanya dilayani di kantor (loket) PLN dengan membawa surat keterangan tidak mampu dari kepala Desa/Lurah”
  • Proses yang saya ajukan sekaligus untuk melakukan migrasi dari metode listrik pasca bayar menjadi prabayar. Dalam formulir tersebut, saya sekaligus mengisikan untuk Token Perdana sebesar 20.000.

Memperpanjang Masa Sewa Safe Deposit Box

SMS dari Bank BPD DIY

Tak terasa sudah hampir satu tahun saya menggunakan jasa layanan sewa Safe Deposit Box (SDB) di Bank BPD DIY. Sebenarnya, tidak ingat juga sampai beberapa hari lalu saya mendapatkan pesan singkat yang memberitahukan perihal masa sewa saya.

Sebenarnya, saya sendiri bisa dikatakan cukup jarang mengunjungi SDB saya tersebut. Seingat saya, mungkin baru tiga atau empat kali dalam satu tahun ini. Ya memang karena tidak ada keperluan yang membuat saya harus lebih sering berkunjung.

Paling tidak, sampai dengan saat ini, saya merasa cukup tenang — dibandingkan dengan saya menyimpan barang dirumah. Ditambah lagi salah satu faktor bahwa saya sendiri kadang merasa cukup ceroboh dan sering lupa.

Jadi, untuk memperpanjang masa sewa prosesnya cukup mudah. Dalam kasus saya, pihak bank akan melakukan penarikan dana langsung dari rekening saya. Ya, ini lebih baik daripada saya harus mendatangi bank untuk keperluan ini. Dan, kebetulan saldo tabungan masih cukup untuk biaya tersebut.

Jadi, mari kita lanjutkan perjalanan satu tahun lagi untuk sewa SDB ini.

Pengalaman Menyewa Safe Deposit Box (di bank)

Sekitar akhir tahun 2012 lalu, saya memutuskan untuk melakukan penyewaan Safe Deposit Box (SDB) di salah satu bank di Jogjakarta. Ini memang antara penting dan tidak penting. Ah, toh hanya berkas dan properti yang bisa disimpan di rumah. Salah satu alasan saya adalah pengalaman ketika ada bencana alam gempa di Jogjakarta tahun 2006 yang lalu. Bagaimana pada akhirnya, banyak surat-surat berharga dan properti lain yang cukup penting akhirnya harus rusak dan hilang. Apakah dengan disimpan di Safe Deposit Box akan sepenuhnya aman? Saya rasa, paling tidak lebih aman daripada disimpan di rumah.

Untuk membuka/menyewa Safe Deposit Box, pertama yang saya lakukan adalah mencari informasi ke beberapa bank. Saya cari informasi secara umum seperti berapa biaya sewa, besar/ukuran yang tersedia, dan mekanismenya. Selain harga yang cukup bervariasi (dan tidak terpaut jauh), ternyata untuk syarat dan mekanisme juga relatif sama.

8206371651sdb
Ilustrasi gambar safe deposit box

Kebetulan saat saya mencari informasi, saya memiliki rekening di beberapa bank. Ada beberapa bank yang ternyata tidak memiliki SDB yang tersedia. Akhirnya, keputusan saya jatuh ke Bank BPD DIY. Berikut beberapa hal seputar pengalaman membuka SDB di Bank BPD DIY.