Karena rencana saya melakukan penarikan uang dari Western Union melalui Bank BPD DIY gagal, saya memutuskan untuk tidak ke kantor pos untuk proses penarikannya. Pertama, karena alasan jarak — saat itu saya sedang dalam perjalanan ke tempat kerja dan kantor pos berada dalam lokasi yang berlawanan. Alasan kedua, karena seingat saya ada alternatif lain yang lebih dekat.

Dan, saya teringat kalau saat berangkat dan pulang kerja, saya melihat logo Western Union yang ada di salah satu kantor cabang Maybank Indonesia.

Suasana kantor cabang saat itu cukup sepi. Saya lalu menanyakan kepada petugas apakah untuk penarikan dana melalui Western Union dapat dilayani. Ternyata bisa, dan saya diarahkan untuk mengisi formulir yang tersedia dan mengambil antrian untuk ke Customer Service Officer (CSO).

Formulir segera saya isi. Bagian yang paling penting untuk proses ini adalah pada isian kode MTCN (Money Transfer Control Number) berupa angka 10 digit yang diberikan oleh pengirim kepada saya. Kolom isian lain cukup standar saja.

Di meja CSO, saya menyerahkan formulir dan Kartu Tanda Penduduk sebagai bukti identitas. Kemudian, petugas melakukan pengecekan data, identitas, dan lainnya. Tak lama berselang, saya diberitahu mengenai besar dana yang saya terima. Saat itu, saya menerima kiriman dalam mata uang dolar Amerika untuk langsung saya cairkan dalam rupiah.

Setelah semua beres, saya diminta untuk langsung kebagian teller untuk mengambil dana saya. Tentang biaya, saya kurang memerhatikan mengenai apakah ada biaya lain selain materai sebesar Rp6.000,- Karena jumlah dana yang saya dapatkan sesuai dengan perkiraan saya setelah dirupiahkan.