Ulasan K380 Multi-device Bluetooth Keyboard

Dengan beberapa pertimbangan, akhirnya saya memutuskan untuk membeli papan ketik baru, dan pilihan saya jatuh ke K380 Multi-device Bluetooth Keyboard dari Logitech.

Catatan

Tulisan ini merupakan ulasan pribadi. Pembelian barang dengan menggunakan dana pribadi, bukan artikel berbayar, dan saya tidak memiliki hubungan bisnis dengan Logitech. Hasil dan pengalaman berbeda mungkin terjadi. Saya tetap menyarankan untuk membaca terlebih dahulu spesifikasi dan ulasan lain untuk produk ini.

Nama Logitech sebenarnya bukan nama yang asing. Saya sudah cukup lama menggunakan tetikus dari merek ini, untuk seri M337. Dan, selama itu pula cukup puas dengan performa dalam mendukung pekerjaan saya sehari-hari.

Mengapa bluetooth keyboard?

Selama ini, sebenarnya saya juga sudah menggunakan magic keyboard dari Apple karena MacBook saya lebih sering saya gunakan bersama dengan monitor eksternal karena memang saya hampir selalu di rumah saja. Tidak ada keluhan spesifik sebenarnya.

Di saat yang sama, saya juga kadang menggunakan iPad, yang juga hampir selalu berada di depan saya (ketika di rumah). iPad yang saya gunakan juga sudah menggunakan magic keyboard.

Kalau ada satu papan ketika yang bisa dengan mudah berpindah piranti, saya rasa itu akan sedikit membantu. Dan, karena juga saya kadang harus berpindah tempat kerja seperti bekerja di luar rumah, dan saya memang lebih nyaman menggunakan papan ketik eksternal, kalau ada yang memenuhi kedua hal ini, tentu akan jadi pilihan.

Kenapa papan ketik nirkabel, ya karena ini lebih praktis saja.

Memilih K380

Ada beberapa pilihan yang sudah saya lihat, tapi spesifikasi yang saya butuhkan sebenarnya cukup sederhana saja, yaitu:

  1. Desain sederhana, dengan ukuran yang cukup compact, dengan built quality yang baik, tidak terkesan ringkih dan murahan.
  2. Mudah untuk pairing, dan tentu saja nirkabel
  3. Saya tidak butuh fitur seperti trackpad, atau tombol dedicated misal untuk angka.
  4. Baterai cukup awet
  5. Harga di bawah Rp500.000

Awalnya saya sempat terpikir untuk membeli Logitech K480 yang sepertinya akan cocok untuk saya. Namun, setelah saya pertimbangkan ulang, fitur untuk menempatkan tablet atau ponsel sepertinya tidak akan terlalu saya gunakan. Dan, ini menjadikan ukuran keseluruhan menjadi terlalu besar

Logitech K480
Ukuran Logitech K480: 299mm x 195 mm x 20 mm.

Seri K480 ini secara umum memiliki spesifikasi yang bagus, cuma kurang cocok untuk kebutuhan saya.

Dan, setelah saya melihat spesifikasi serta bentuk visual dari Logitech K380, sepertinya seri ini yang paling sesuai untuk saya saat ini. Ukuranya cukup kecil dan seharusnya tidak memakan tempat banyak di tas saya. Secara desain, saya juga suka.

Spesifikasi Logitech K380

Spesifikasi lengkap dapat dilihat di laman situs Logitech.

  • Tinggi: 124 mm
  • Lebar: 279 mm
  • Kedalaman: 16 mm
  • Berat: 423 gram, termasuk 2 baterai AAA
  • Baterai: 2 x AAA
  • Daya Tahan Baterai: 24 bulan. Walaupun klaim ini mungkin akan butuh waktu untuk saya buktikan, tapi misalpun hanya 12 bulan, saya rasa sudah sangat baik.
  • Dapat terhubung melalui bluetooth untuk piranti dengan sistem:
    • Windows 10 atau versi terbaru
    • macOS 10.15 atau versi terbaru
    • iOS 11 atau versi terbaru
    • iPadOS 13.1 atau versi terbaru
    • Androidâ„¢ 7
    • ChromeOS
    • Apple TV generasi ke-2 atau ke-3

Saya sempat tanya ke teman saya yang pakai keyboard bluetooth — dan ternyata dia juga pakai seri yang sama — dan dia puas dengan seri ini. Bahkan “katanya”, untuk baterai juga awet, karena sejak beli hampir satu tahun dia merasa belum pernah menggantinya. Logitech sendiri mengklaim bahwa baterai bisa bertahan sampai 2 (dua) tahun. Dan — masih menurut pandangan temana saya — untuk berpindah dari satu piranti ke piranti lain, katanya sangat mudah.

Logitech K380 (Blue)
Logitech K380 (Pink)
Ukuran Logitech K380: 279mm x 124mm x 16mm

Karena kebetulan istri sedikit banyak memiliki kebutuhan yang kurang lebih dengan saya, jadi saya putuskan untuk membeli dua buah keyboard sekaligus. Untuk pembelian, saya lakukan secara daring melalui situs niaga-el Tokopedia, dengan harga masing-masing Rp390.000,-. Untuk biaya kirim, saya memanfaatkan penawaran gratis ongkos kirim dari Tokopedia.

Pros dan Cons

Mungkin istilah pro dan kontra terkait produk ini bukan istilah yang paling tepat. Tapi, kalau menurut saya pribadi, ada beberapa hal yang saya suka dan tidak terlalu suka — bukan karena produknya jelek — tapi mungkin lebih ke perkara “nice to have” atau “lebih baik jika” saja.

Yang saya suka:

  1. Built quality yang bagus. Tidak terkesan murahan. Dengan berat sekitar 420 gram, tentu ini bukan papan ketik yang paling ringan. Tapi, ketika dipegang, produk ini terasa kokoh.
  2. Proses pairing yang sangat mudah, dan cukup cepat.
  3. Dedicated keys untuk berpindah dari satu piranti ke piranti lainnya cukup membantu. Kalau dibandingkan K480, konsep fitur ini terasa lebih membantu di K380.
  4. Suara tombol di papan ketik juga bisa dikatakan pelan. Sebagai pengguna produk Apple yang cukup terbiasa dengan suara yang renyah, dan respon tombol di papan ketik, saya bisa sangat menikmati K380 ini.
  5. Finishing doff produk ini perlu dipresiasi.

Yang mungkin agak kurang — walaupun tidak bisa dikatakan sebagai kejelekan yang fatal dan ini soal selera:

  1. Tombol “backspace” untuk menghapus berada dalam posisi yang sama, namun dengan label teks “back”. Tapi, ini karena mungkin kebiasaan melihat dalam magic keyboard milik Apple. Walaupun, secara fungsi sama persis.
  2. Karena papan ketik ini bukan didesain khusus untuk berjalan bersama produk Apple, jadi terkait penempatan/teks pada tombol agak berbeda. Namun, semua fungsi-fungsi berjalan dengan cukup baik. Tombol mengatur brightness tidak ada, namun ini tidak terlalu penting bagi saya. Tombol untuk mengatur volume suara berfungsi baik, dan ini jauh lebih penting.

Secara umum, saya menikmati menggunakan papan ketik K380 dari Logitech ini. Dan, mungkin Anda juga akan suka.