Setelah sekian lama mendengar mengenai Jenius dari Bank BTPN, baru beberapa hari lalu akhirnya saya memutuskan untuk mendaftarkan dan berencana mengaktifkan akun Jenius. Seluruh proses pendaftaran secara daring melalui aplikasi Jenius berbasis Android berjalan dengan lancar. Dan saya tinggal melakukan aktivasi.

Karena saya saat ini saya berdomisili di Yogyakarta, jadi proses aktivasi harus dengan mendatangi salah satu kantor cabang Bank BTPN. Untuk yang berdomisili di area Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya proses ini cukup mudah karena ada layanan untuk verifikasi dengan didatangi kru Jenius.

Setelah saya mencari tahu dimana kantor cabang BTPN yang dapat melaksanakan aktivasi akun, saya akhirnya memutuskan untuk datang. Lokasi kantor cabang berada di lokasi yang cukup jauh dari tempat tinggal saya. Toh tinggal aktivasi saja, seharusnya urusan cepat — apalagi ini produk digital, jadi meluangkan waktu untuk urusan ini tidak masalah. Sekali datang, beres dengan cepat.

Ternyata tidak seperti yang saya bayangkan.

Saya datang sekitar pukul 09.50 WIB. Saat itu tidak terlalu ramai di area tunggu. Bahkan, ketika saya dibantu oleh satpam untuk urusan apa, saya jawab aktivasi Jenius, satpam juga langsung paham.

Setelah mendapatkan nomor antrian, saya duduk, kemudian mengamati situasi sekitar. Ada tiga loket teller, tapi hanya satu yang sepertinya melayani nasabah. Ketika melihat ke area layanan konsumen, ada tiga loket juga. Dan, hanya ada satu loket yang melayani nasabah.

“Ah, tunggu saja…,” begitu pikir saya.

Setelah beberapa waktu, sekitar 15 menit berlalu, konsumen (atau calon konsumen) yang dilayani di Loket 1 saat itu belum selesai juga. Padahal, jika konsumen tersebut selesai, saya masih harus menunggu dua konsumen lagi.

Baca juga:  Jogja Java Carnival

Limat menit kemudian, juga belum selesai. Saya lihat jam saat itu sudah sekitar pukul 10.40 WIB. Jadi, kalaupun satu nasabah dilayani dalam 20 menit, berarti saya masih menunggu hampir satu jam lagi!

Lalu, jika pada sekitar pukul 09.50, berdasarkan nomor antrian nasabah baru ada 8 orang saja yang dilayani, padahal bank BTPN tersebut buka jam 08.00, berarti sedikit sekali nasabah yang dilayani dalam waktu dua jam.

Karena saya ada keperluan lain, dan tidak mau terlalu membuang waktu saat itu, saya putuskan untuk pergi ke kantor. Saya kembalikan nomor antrian saya ke satpam sambil menyampaikan dengan baik mungkin bisa dipakai untuk orang lain (yang antri setelah saya biar lebih cepat).

Untuk sementara, saya sepertinya menunda untuk aktivasi. Saya banyak membaca bahwa Jenius ini memberikan manfaat. Mungkin, keberuntungan sedang tidak bersama saya saat ini. Kalau saja tiga loket layanan konsumen aktif semua, mungkin tidak perlu selama itu menunggunya.