Akhir pekan lalu saya melakukan perjalanan dari Jakarta ke Jogjakarta menggunakan maskapai AirAsia Indonesia QZ-7550. Ini adalah perjalanan saya dengan AirAsia Indonesia setelah sekian lama menggunakan maskapai lainnya. Saat itu, AirAsia Indonesia menawarkan harga tiket yang paling murah untuk perjalanan Jakarta ke Jogja.

Saya melakukan pemesanan langsung di situs AirAsia, karena waktu itu AirAsia menarik penjualan tiket di Traveloka — sedangkan Traveloka merupakan situs utama untuk pembelian tiket saya selama ini.

Telat check-in!

Saya sebenarnya tidak terlalu suka untuk datang ke bandara dengan waktu yang terlalu berisiko. Prinsipnya: lebih awal lebih baik, tidak terburu-buru. Namun, tidak pada saat minggu lalu.

Damri yang membawa saya ke Terminal 2F dari Gambir sebenarnya tepat waktu. Saya berangkat sekitar dua jam dari jadwal keberangkatan, dan saya sangat yakin bahwa lalu-lintas cukup bersahabat waktu itu.

Benar saja, hampir tidak ada kemacetan, jalanan lancar. Masalahnya adalah Terminal 2F adalah terminal terakhir dalam rute. Jadi, tujuan pertama ke Terminal 3 Ultimate, dilanjutkan ke Terminal 1, dan terakhir ke Terminal 2.

Sewaktu sampai di Terminal 2 sekitar pukul 13.55 WIB, saya melihat jadwal penerbangan saya — yang dijadwalkan terbang pukul 14:30 WIB — dan sudah boarding! Agak panik, apalagi saat itu saya belum melakukan check-in. Ketika saya sampai di mesin check-in, ternyata check-in sudah ditutup, dan saya diarahkan untuk check-in manual! Sambil menuju ke konter check-in, saya sudah terpikir bagaimana rencana selanjutnya kalau ternyata saya tidak bisa melanjutkan penerbangan. Satu hal yang pasti: berantakan semua rencana!

Beruntunglah saat itu saya masih bisa check-in. Dan, lebih cepat karena saya juga tidak membawa bagasi. Segera saya lari ke gate keberangkatan yang jaraknya cukup jauh. Beruntung tidak banyak antrian, dan semua lancar. Sesampai di ruang tunggu, ternyata masih cukup banyak yang sedang menunggu antrian pemeriksaan tiket!

Baca juga:  Nama Organisme Menggunakan Nama Tokoh Ternama

Syukurlah.

Tak Ada Nasi Lemak Pak Nasser, Ayam Asam Manis Juga OK

Karena belum makan siang, saya berharap Nasi Lemak Pak Nasser yang dulu saya sering beli dalam penerbangan AirAsia ada dalam menu siang itu. Ternyata, menu tersebut tidak dalam pilihan.

Dari pilihan Nasi Kuning Balado atau Roasted Chicken with Pesto Cream Sauce, saya memilih Sweet and Sour Chicken with Rice. Ketiganya saat itu ditawarkan dengan harga masing-masing Rp45.000,- Dan, rasanya sangat tidak mengecewakan!

Makanan disajikan panas dengan rasa yang cocok di lidah saya. Tentu saja, dengan tampilkan berbeda dengan yang ada dalam gambar menu. Walaupun secara porsi masih kurang untuk makan siang, namun Nasi Ayam Asam Manis tersebut cukup untuk mengobati rasa lapar.

Ada sedikit goncangan ringan saat penerbangan, namun secara umum penerbangan berjalan lancar, dan yang paling penting tepat waktu!

Thank you, AirAsia Indonesia. It was a very pleasant and enjoyable flight!