Pengalaman Pengembalian dan Penggantian Pembelian Barang di Tokopedia

Dari sekian banyak transaksi pembelian barang di situs-situs niaga-el (marketplace) seperti Tokopedia, Shopee dan kadang Blibli (situs lain seperti Bukalapak, Lazada, dan niaga-el saya jarang gunakan), di awal tahun 2021 ini untuk kali pertama saya melakukan pengajuan penggantian barang.

Hal ini terjadi karena produk lampu yang saya beli di Tokopedia tidak berfungsi dengan baik. Ketika kali pertama saya buka, lalu menyalakan, tidak ada aliran listrik sama sekali. Saya langsung kontak penjual, dan agak pesimis kalau ini akan bisa dilakukan penggantian. Karena sejak kali pertama saya buka, saya memang tidak mendokumentasikannya.

Foto oleh Keagan Henman via Unsplash

Harga barangnya sendiri sekitar Rp60.000. Sempat terpikir untuk saya perbaiki sendiri saja. Namun, ada risiko kalau malah rusak sama sekali. Kondisi barang ketika saya terima sebenarnya dalam kondisi yang sangat baik. Bungkus sangat aman, bahkan dibungkus dengan semacam pipa karton tebal bekas gulungan kain. Ternyata, oleh penjual setelah saya kirimkan beberapa foto, penjual menawarkan untuk melakukan penggantian barang, dengan terlebih dahulu saya diminta untuk mengirimkan kembali barang tersebut.

Saya mengiyakan.

Semua proses ini saya lakukan melalui aplikasi Tokopedia, melalui menu adukan keluhan. Singkatnya, setelah mengirimkan barang melalui kurir, saya tinggal perlu menuliskan informasi resi, sebagai konfirmasi bahwa barang telah terkirim.

Barang pengganti

Saya cukup beruntung karena sejak awal penjual memberikan respon yang baik. Beberapa hari setelah saya kirimkan barang ke penjual, saya mendapatkan resi baru melalui pusat resolusi keluhan.

Secara umum, proses berjalan baik. Soal ongkos kirim, sebenarnya ada opsi untuk saya melakukan klaim ongkos kirim ke pihak Tokopedia, ada opsi untuk kebutuhan ini. Namun, saya ikhlaskan saya untuk ongkos kirim yang saya keluarkan, karena awalnya barang juga sudah saya terima tanpa ada biaya kirim.

Catatan

Walaupun menyebutkan Tokopedia, tulisan ini merupakan pengalaman pribadi, bukan artikel bersponsor. Walaupun, jika ada yang ingin menawarkan sponsored post, saya juga terbuka :)

Perbaikan Masalah MacBook Pro Tidak Bisa Mengisi Daya

Awal Januari ini, akhirnya setelah sekitar 1 bulan MacBook Pro saya harus ke servis, MacBook Pro saya sudah kembali ke tangan saya dengan kondisi baik. Masalah yang muncul terkait dengan daya yang tidak masuk melalui charger. Jadi, ketika diisi daya, MacBook tidak merespon sama sekali.

Awalnya, saya ingin sekalian melakukan penggantian baterai. Tapi, sepertinya ada sedikit kesalahpahaman informasi yang mengakibatkan baterai ternyata tidak diganti. Walaupun kondisinya memang sudah tidak ideal, tapi setelah saya terima, daya tahan baterai masih bisa dibilang mencukupi. Apalagi, saya hampir selalu bekerja di rumah, jadi tidak ada kebutuhan spesifik harus bekerja di laptop tanpa charger.

Soal biaya, pengecekan dan perbaikan kemarin biaya Rp1.650.000,-.

Firebase Storage: Setting Up Objects for Public Access

I have a small project using Firebase Storage service to serve some static files. By default, all files under a bucket are not accessible for public. To make files available for public access, we need to modify the rules.

In the following example, my bucket is called happybucket123.appspot.com, since I need to give public permission to read, this is what I have in my storage rule.

rules_version = '2';
service firebase.storage {
  match /b/happybucket123.appspot.com/o {
    match /{allPaths=**} {
        allow read;
        allow write: if request.auth != null;
    }
  }
} 

The above rule will keep the write access only for the authorised users.

Reresik Instagram

Instagram adalah aplikasi yang hampir saya buka setiap hari. Konten yang sangat beragam dari akun-akun yang saya ikuti dan muncul di linimasa saya saya (baik berupa konten di feed maupun melalui Instagram Stories) menjadi visual-visual yang saya nikmati.

Namun tidak selalu.

Bukan jelek, tapi setelah melihatnya, ya… melihat saja. Dan, setelah beberapa waktu, ternyata — walaupun mungkin telat ya… — saya kok terpikir kenapa saya dulu mengikuti akun-akun tersebut. Saat itu mungkin saya memang suka, tanpa alasan. Yang penting suka saja. Jadi, saya luangkan beberapa hari terakhir untuk melihat-lihat kembali siapa yang saya ikuti di Instagram saya, untuk kemudian saya sedikit “bersihkan” dengan berhenti mengikuti beberapa akun.

Saya sendiri lebih memilih pada akhirnya mengikuti orang-orang yang saya kenal secara langsung. Walaupun, tak sedikit juga akun mereka yang tidak saya kenal atau pernah bertemu langsung, namun saya merasakan atau mendapatkan sesuatu yang positif saja. Selebritas? Ah, sepertinya saya memilih untuk hampir meng-unfollow semua — walaupun sebelumnya yang saya ikuti juga tidak banyak.

Saya tidak mengeset target berapa jumlah following saya, tapi saat ini masih sekitar 600 akun — sebelum aktivitas reresik ini sektiar 700-an. Sepertinya angka tersebut masih bisa dikurangi.

Published

Mencatat Pengeluaran Selagi Sempat

Di akhir tahun atau di awal tahun baru, sepertinya sangat umum muncul niat-niat baru yang menjadi target, entah untuk target pribadi, secara kolektif, sampai dengan terkait dengan pekerjaan. Mumpung awal tahun, jadi memulai sesuatu dari awal sangat menggoda untuk dilakukan.

Untuk tahun 2021 ini, salah satu yang ingin saya dan istri lakukan sebenarnya sesuatu yang seharusnya sudah sangat jauh-jauh hari dilakukan, sudah dilakukan banyak orang, tapi sepertinya banyak lupanya. Karena konsistensinya benar-benar diuji.

Ya, mencatat pengeluaran keuangan.

Seharusnya hal ini bisa menjadi lebih mudah dengan dukungan teknologi dan aplikasi dalam perangkat bergerak. Tapi, di saat yang sama, saat ini metode dan kanal pembayaran juga semakin banyak. Dompet digital saja sudah ada beberapa, belum lagi masih sering terjadi transaksi tunai, bahkan tanpa nota.

Tapi, daripada memikirkan faktor yang membuat ini berat dan menjadi tantangan untuk berhasil, tak ada salahnya dimulai (kembali) lagi. Untuk aplikasi, kami menggunakan Money Lover. Mungkin bukan yang paling baik, tapi selama beberapa tahun ini sudah menggunakan dan sepertinya sudah mencukupi. Dan, aplikasi ini kami gunakan yang versi berbayar.

Hari ini, sudah empat hari digunakan, dan masih cukup baik.

Semua masih tercatat.

Published

Berapa Lama Vaksinasi Corona di Indonesia?

Secara total, kita membutuhkan waktu 15 bulan, mulai Januari 2021 hingga Maret 2022, untuk menuntaskan program vaksinasi COVID-19 di 34 provinsi dan mencapai total populasi sebesar 181,5 juta orang

dr Siti Nadia Tarmizi, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes (Sumber: kumparan)

Published
Tagged

Pergantian tahun beberapa hari lalu saya lewatkan dengan biasa-biasa saja. Bahkan, sepertinya juga sama dengan pergantian tahun 2020 yang lalu. Tak ada yang istimewa. Apalagi, tahun ini masih dalam suasana yang tidak leluasa karena COVID-19.

Walaupun 2020 terasa berlalu begitu saja dengan begitu banyaknya perubahan pola aktivitas, namun tetap perlu disyukuri karena masih bisa diberikan kesehatan, dan rejeki yang cukup.

Selamat datang, 2021!

Keterangan Pers Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, 29 Desember 2020

Sejak reshuffle kabinet minggu lalu, dimana salah satu menteri yang diganti adalah Menteri Kesehatan, awalnya saya ada reaksi yang agak heran. Ini reaksi spontan. Karena, dalam kondisi pandemi COVID-19, dimana ini masalah kesehatan yang sangat penting, pemegang jabatan Menteri Kesehatan yang baru justru bukan dari kalangan kedokteran.

Kalau tentang bagaimana Menteri Kesehatan yang sebelumnya yaitu Terawan Agus Putranto, saya malah lebih sulit lagi harus bereaksi bagaimana.

Lalu hari ini ada video keterangan pers dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Lalu saya melihat secara utuh, dari awal sampai akhir. Dan, mungkin ini salah satu pemaparan terbaik dari pihak yang berwenang, dari pihak yang memiliki peluang untuk dapat menyampaikan informasi, dan menggunakan kewenangan dan peluang itu dengan baik. Alih-alih dengan bahasa yang kesana kemari, bahasa yang rumit, tapi saya rasa apa yang dijelaskan sangat runut, mendetil, dan dengan bahasa yang mudah dipahami.

Dan, setelah melihat video singkat ini saya cuma berpikir, kenapa ya dulu — jaman Menteri Kesehatan sebelumnya — tidak pernah cara penyampaian informasi untuk publik dengan cara atau paparan seperti ini?

Berikut beberapa slide yang ada dalam keterangan pers tersebut.

Published
Tagged

Lokasi dan Harga Pemeriksaan/Tes Swab Antigen di Yogyakarta (Desember 2020)

Dengan adanya kebijakan bagi mereka yang melakukan perjalanan dari/ke beberapa daerah seperti Jakarta, Bali, dan Yogyakarta mengenai persyaratan untuk melakukan swab antigen, otomatis pemeriksaan harus upgrade dari yang biasanya rapid test juga sudah cukup.

Kebijakan ini sebenarnya berlaku secara nasional mulai 18 Desember 2020 sampai dengan 8 Januari 2021. Beberapa minggu lalu, saya melihat belum terlalu banyak tempat yang melayani pemeriksaan swab antigen. Namun, beberapa hari terakhir ini, keadaan sudah cukup berubah. Banyak rumah sakit dan laboratorium di Yogyakarta yang akhirnya menyediakan layanan pemeriksaan swab antigen ini.

Berikut beberapa informasi terkait lokasi dan biaya pemeriksaan swab antigen di Yogyakarta.

Perhatian!

Informasi yang tertulis berasal dari berbagai sumber dan valid saat dituliskan. Sangat disarankan untuk selalu melakukan pengecekan informasi/data terbaru dengan menghubungi narahubung rumah sakit, klinik, atau laboratorium tujuan.

Rumah Sakit

Lokasi dan Harga Pemeriksaan/Tes Swab Antigen di Yogyakarta.

Laboratorium

  1. Laboratorium Klinik Parahita
    Alamat: Jl. Kaliurang No.26, Manggung, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281 (Google Maps)
    Telepon: 0811 333 21 888 / 0811 333 26 888
    Website: labparahita.com / Surel: [email protected]
    Instagram: @labparahita
  2. INTIBIOS LAB Yogyakarta
    Alamat: Jl. Ngapak – Kentheng No.KM 5, Area Sawah, Banyuraden, Kec. Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55293 (Google Maps)
    Telepon: 082130001433
    Website: intibioslab.id / Surel: [email protected]
    Instagram: @intibioslab_jogja
  3. Laboratorium Kimia Farma Jalan Adisutjipto
    Alamat: Jl. Laksda Adisucipto No.63A, Ambarukmo, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281 (Google Maps)
    Telepon: 0274-489135
    Website: labkimiafarma.co.id
    Instagram: @kimiafarmajogja
  4. Laboratorium Kimia Farma Jalan Parangtritis
    Alamat: Jl. Parangtritis No.130, Mantrijeron, Kec. Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55143 (Google Maps)
    Telepon: 0274-419745
    Website: labkimiafarma.co.id
    Instagram: @kimiafarmajogja
  5. Laboratorium Kimia Farma Jalan Kaliurang Km. 6
    Alamat: Jl. Kaliurang KM.6 No.48, Purwosari, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55582 (Google Maps)
    Telepon: 0274-885220
    Website: labkimiafarma.co.id
    Instagram: @kimiafarmajogja
  6. HI-LAB Yogyakarta
    Alamat: Jl. Yos Sudarso No.27, Kotabaru, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55224 (Google Maps)
    Telepon: 0274-557722
    Website: hilab.co.id / Surel: [email protected]
    Instagram: @hilabjogja
  7. Yogyakarta International Airport (YIA)
    Alamat: Jl. Wates – Purworejo No.Km, RW.42, Area Kebun, Glagah, Kec. Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta 55654 (Google Maps)
    Telepon: 082220178484
    Instagram: @bandarayogyakarta
  8. Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Laboratorium Kesehatan Sleman
    Alamat: Purwosari, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55284 (Google Maps)
    Website: labkes.slemankab.go.id / Telepon: 081215083297
    Instagram: @uptdlabkessleman

Biaya dan Ketersediaan Layanan

Untuk biaya, berdasarkan ketetapan Pemerintah Pusat dalam Surat Edaran No HK. 02.02/I/4611/2020 yang dikeluarkan per tanggal 18 Desember 2020, batasan tarif tertinggi pemeriksaan Rapid Test Antigen-Swab sebesar Rp 250.000 untuk Pulau Jawa dan 275.000 untuk di luar Pulau Jawa.

Harga di setiap rumah sakit atau laboratorium mungkin berbeda. Disarankan untuk selalu merujuk ke masing-masing rumah sakit/laboratorium. Kebanyakan info terbaru juga mudah didapatkan melalui profil Instagram.

Sekali lagi, sangat disarankan untuk menghubungi penyedia layanan terlebih dahulu untuk memastikan. Jika ada informasi yang kurang sesuai, atau ada tambahan data, akan dicoba diperbarui dalam artikel ini.

Biaya Denda Kekurangan Dana di Layanan Jenius BTPN

Walaupun sudah lebih dari satu tahun saya memiliki akun Jenius, sampai saat ini Jenius masih belum menjadi pilihan utama untuk urusan terkait perbankan. Bagi saya, berpindah layanan perbankan bukan sebuah keputusan yang cukup mudah dilakukan. Ini juga terkait dengan perubahan pola/cara saya dalam bertransaksi yang makin hari ternyata makin banyak menggunakna e-wallet seperti GoPay, OVO, Dana, dan ShopeePay.

Untuk layanan perbankan, saya masih menggunakan BCA dan CIMB Niaga sebagai akun utama.

Bagaimana layanan Jenius?

Karena tidak terlalu aktif menggunakannya, bahkan sepertinya saya lebih banyak menggunakan karena beberapa rekan sudah cukup lama perlu melakukan transfer dana ke saya melalui Jenius. Untuk transaksi lain seperti pembayaran menggunakan kartu fisik, atau transaksi digital, hampir tidak pernah saya gunakan.

Beberapa kartu tambahan yang saya miliki hampir tidak pernah saya gunakan. Tentu saja ini efek dari bahwa saya cenderung lebih memilih untuk cardless.

Jadi, bukan berarti layanan atau fitur Jenius jelek, tapi memang sepertinya tidak cocok untuk saya. Kartu Jenius bisa langsung dipakai untuk pembayaran MRT di Singapura, atau memudahkan dalam penarikan uang tunai di ATM selama di luar negeri. Tapi, sejak saya punya kartu ini, otomatis hal tersebut saya tidak gunakan sama sekali karena memang tidak ada keperluan ke luar negeri.

Kalau tentang mobile application, saya cuma merasakan kalau kecepatan aplikasi Jenius belum dapat dibandingkan dengan aplikasi perbankan lain. Di linimasa Twitter — walaupun ini tidak sepenuhnya bisa dijadikan acuan — banyak keluhan kalau aplikasi lambat, dan tak jarang tidak dapat digunakan karena data tidak muncul dengan sempurna.

Mencoba Layanan INDOPAKET dari Indomaret

Walaupun sudah sangat sering melihat tentang INDOPAKET di Indomaret, namun baru bulan lalu saya akhirnya menggunakannya. Inipun karena saat itu, saya merasa layanan ini bisa menjadi salah satu opsi (yang saya harapkan opsi yang baik) untuk keperluan pengiriman pembelian barang. Ya, walaupun mencobanya justru di Jakarta.

Ketika saya membeli barang secara daring dari salah satu toko, saya melihat ada opsi untuk pengiriman dengan INDOPAKET. Kenapa saya pilih opsi ini:

  1. Harga murah
  2. Lokasi toko tidak terlalu jauh
  3. Lokasi Indomaret yang jadi tempat pengambilan barang tidak jauh dari tempat saya tinggal.

Sebenarnya bisa saya langsung beli, tapi karena alasan kepraktisan saja, saya memilih memberi secara daring. Setelah membayar dan menentukan di lokasi Indomaret mana saya akan mengambil barang, saya tinggal tunggu saja. Secara waktu:

  1. Hari Minggu, Saya menyelesaikan pembayaran sekitar pukul 18.00 WIB, dengan biaya pengiriman menggunakan INDOPAKET sebesar Rp7.500
  2. Sekitar pukul 19.23 WIB, resi dibuat di INDOPAKET, walaupun saya baru mendapatkan info resi dari toko/penjual keesokan harinya (Senin) sekitar pukul 14.00 WIB. Saya bisa melakukan pelacakan pengiriman dari situsnya.
  3. Hari Selasa, sekitar pukul 10.30 WIB, saya mendapatkan notifikasi bahwa paket kiriman saya sudah dapat diambil di lokasi Indomaret yang saya pilih.

Untuk pengambilan, hanya cukup menunjukkan/menyebutkan PIN — yang informasinya ada dalam surel — ketika melakukan pengambilan barang. Saya tidak tahu berapa lama paket dapat diambil, tapi kalau dalam kasus saya, saya punya waktu 10 (sepuluh) hari untuk mengambilnya.

Kenaikan Bea Materai untuk Tagihan Kartu Kredit per Januari 2021

Kalau selama ini untuk setiap tagihan kartu kredit yang saya gunakan ada biaya materai lunas sebesar Rp6.000, untuk tahun 2021 akan ada perubahan dengan dasar UU No. 12 Tahun 2020 tentang Bea Materai. Beberapa hari lalu, BCA mengirimkan surel terkait hal ini.

Kalau merujuk ke detil informasi di laman situs BCA, perubahan biaya materai berdasarkan nominal transaksi adalah:

Saat ini

  • Kurang dari Rp250.000, biaya materai gratis
  • Rp250.000-Rp1.000.000, biaya materai Rp3.000
  • Diatas Rp1.000.000, biaya materai Rp6.000

Perubahan per Januari 2021

  • Kurang dari Rp5.000.000, biaya materai gratis
  • Diatas Rp5.000.000, biaya materai Rp10.000

Perubahan ini mungkin jadi sedikit menguntungkan untuk yang tagihan kartu kredit di bawah Rp5.000.000 karena akan gratis. Sedangkan yang biasanya kena biaya Rp6.000 (misla karena tagihan diatas Rp5.000.000), lumayan juga kenaikannya hampir dua kali lipat.

Published

Pilkada 9 Desember 2020 Sebagai Hari Libur Nasional

Melalui surat Keputusan Presiden No. 22 Tahun 2020, hari Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada Rabu, 9 Desember 2020 ditetapkan sebagai hari libur nasional. Yang pasti, per akhir November 2020, peningkatan jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia justru mengalami penambahan yang menjadikan jumlah kasus harian mencapai puncaknya.

Menetapkan hari Rabu tanggal 9 Desember 2020 sebagai hari libur nasional dalam rangka pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota secara serentak.

Keputusan Presiden No. 22 Tahun 2O2O tentnag HARI PEMUNGUTAN SUARA PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR, BUPATI DAN WAKIL BUPATI, SERTA WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA TAHUN 2O2O SEBAGAT HARI LIBUR NASIONAL

Karena merupakan hari libur nasional, jadi daerah yang tidak melaksanakan pilkada juga tetap akan mendapatkan hari libur. Dan, pandemi tentu saja tidak mengenal libur.

Published
Tagged