Kode Error Pada AC Gree

Sewaktu melakukan pemasangan unit AC dari Gree di rumah baru-baru ini, saya mendapatkan informasi dari pihak teknisi resmi Gree kalau misal ada masalah, nanti kode kesalahan/masalah (error code) akan muncul dalam indikator suhu yang menyala di AC.

Saya baru tahu soal ini. Jadi, kalau misalnya ada masalah, disarankan untuk nantinya menghubungi layanan pelanggan. Tentu saja, saya juga tidak ingin ada masalah dengan AC di rumah. Dan, jika terjadi masalah maka AC secara otomatis tidak dapat digunakan. Hal ini untuk mencegah terjadinya kemungkinan masalah lainnya.

Error code ternyata cukup banyak, dan semua hanya berupa kode huruf dan angka seperti B5, C5, E1, E6, dan lain sebagainya. Ternyata kemungkinan permasalahan AC Gree ini cukup banyak.

  • B5: Kerusakan sensor tabung masukan
  • B7: Kerusakan sensor tabung outlet
  • C5: Perlindungan kerusakan topi jumper
  • E1: Sistem pendingin perlindungan tekanan tinggi
  • E2: Perlindungan anti-pembekuan
  • E4: Kompresor knalpot perlindungan suhu tinggi
  • E5: Perlindungan arus berlebih AC
  • E6: Kegagalan komunikasi antara unit indoor dan unit outdoor
  • E8: Perlindungan suhu tinggi
  • EE: Memuat kerusakan EEPROM
  • EU: IPM melebihi batas suhu/frekuensi drop
  • F0: Perlindungan Kebocoran Refrigeran
  • F1: Sensor ambient indoor terbuka atau korsleting
  • F2: Sensor tabung dalam ruangan terbuka atau korsleting
  • F3: Sensor luar ruangan terbuka atau korsleting
  • F4: Sensor tabung terbuka atau korsleting
  • F5: Sensor buang terbuka atau korsleting
  • F6: Lebih dari batas beban/frekuensi jatuh
  • F8: Lebih dari batas saat ini frekuensi drop
  • F9: Batas suhu tinggi/frekuensi drop
  • FA: Lebih dari frekuensi penurunan suhu tabung
  • FC: Kerusakan pintu
  • FE: Kerusakan sensor overload kompresor
  • FH: Batas/penurunan frekuensi anti beku
  • H0: Pemanasan frekuensi penurunan suhu anti-tinggi
  • H1: Pencairan
  • H2: Perlindungan debu pembersihan statis
  • H3: Kompresor melindungi beban
  • H4: Sistem perlindungan abnormal
  • H5: Perlindungan IPM
  • H6: Tidak ada umpan balik dari motor kipas dalam ruangan
  • H7: Perlindungan langkah kerugian kompresor
  • HC: Perlindungan PFC
  • HE: Perlindungan demagnetisasi kompresor
  • L3: Kerusakan motor fan DC luar ruangan
  • LC: Kegagalan startup
  • LD: Kompresor kehilangan perlindungan fasa
  • LE: Kompresor mengunci perlindungan rotari
  • OE: Perlindungan suhu modul PFC / Kerusakan sensor modul PFC
  • P5: Lebih dari perlindungan kompresor fase saat ini
  • P6: Kegagalan komunikasi antara papan utama dan papan pengemudi
  • P7: Kerusakan sirkuit sensor IPM
  • P8: Perlindungan suhu tinggi IPM
  • PC: Saat ini mendeteksi kerusakan sirkuit atau kerusakan sensor arus
  • PH: Perlindungan tegangan berlebih untuk PN
  • PL: Perlindungan tegangan PN rendah
  • PU: Kerusakan biaya kapasitor
  • U1: Kerusakan sirkuit deteksi arus fasa kompresor
  • U2: Perlindungan kompresor terhadap kehilangan fasa
  • U3: Perlindungan penurunan tegangan PN
  • U4: Perlindungan balik kompresor
  • U5: Arus AC mendeteksi kerusakan sirkuit
  • U7: Pembalikan katup 4 arah tidak normal
  • U8: Pemutusan sensor suhu gas buang
  • U9: Kesalahan daya deteksi tegangan AC nol
Baca juga:  Jadi, bagaimana tempat/suasana kerja yang seharusnya?

Semoga AC yang sudah terpasang tidak perlu mengalami satu kondisi di atas.