Catatan Perjalanan: Batik Air ID-7533 HLP-JOG, 13 Desember 2017

Perjalanan menggunakan maskapai Batik Air nomor penerbangan ID-7533 dari Halim Perdanakusuma menuju Jogjakarta pada pertengahan Desember 2017 yang lalu berjalan dengan lancar dan tepat waktu.

Ketika tiba di bandara Halim Perdanakusuma, seperti biasa saya langsung melakukan check-in — dan, kalau memang akan melanjutkan untuk sekadar makan siang atau minum kopi saya bisa lakukan setelah check-in.

Dalam penerbangan sebelumnya, saya sempat memanfaatkan layanan check-in mandiri yang ada di dekat pintu masuk. Saat itu, semua berjalan dengan lancar. Tapi, tidak siang itu.

“Ah, sepi sekali!”, begitu pikir saya. Jadi, tidak perlu antri. Namun, ketika saya coba ternyata saat itu sepertinya tidak semua mesin menyala. Tak mengapa, satu saja sebenarnya juga sudah cukup. Saya langsung saja masukkan kode pemesanan saya untuk mendapatkan boarding pass.

Gagal. Kode booking saya tidak dikenali. Saya coba ke mesin yang lain — padahal sebenarnya kalau satu gagal, besar kemungkinan yang lain juga gagal. Sama saja, gagal. Jadi, sepinya tempat check-in mandiri ini memang sangat masuk akal.

Tanpa membuang waktu, saya langsung saja melakukan check-in seperti biasa. Beruntung tak perlu waktu lama untuk melakukan check-in. Selanjutnya saya memilih untuk langsung saja masuk ke ruang tunggu. Tampak cukup banyak kursi tunggu yang terisi, walaupun tidak bisa dikatakan penuh juga.

Saat panggilan untuk boarding diumumkan, saya agak kaget karena waktunya masih cukup lama. Mungkin, pesawat saat itu berada agak jauh sehingga dibutuhkan waktu yang sedikit lama untuk menuju ke pesawat. Karena lebih cepat berarti waktu boarding tidak terlalu terburu-buru, jadi kenapa tidak?

Saya naik melalui pintu bagian belakang, dan menuju ke tempat duduk saya. Sempat saya lihat jam, “Ah, tepat waktu!”. Saya perlu memang untuk tepat waktu karena kebetulan saya memang ada keperluan menuju ke tempat kerja setelah tiba di Jogjakarta.

Baca juga:  Michigo, restoran di Jogjakarta dengan sajian menu masakan Korea

Tak lama berselang, pesawat mulai bergerak menuju runway. Sisa perjalanan saya habiskan dengan tidur sebentar. Secara keseluruhan, perjalanan lancar, dan dalam cuaca yang baik. Ada memang sedikit goncangan, namun tidak terlalu mengganggu kenyamanan terbang.

Dan, yang membuat perjalanan ini ditutup dengan menyenangkan adalah karena tak perlu menunggu lama bagi pesawat untuk mendarat. Biasanya, kalau bandara Adisutjipto cukup padat, diperlukan beberapa menit untuk pesawat menunggu ijin mendarat.

Setelah pesawat berhenti di tempat parkir, ternyata waktu menunjukkan lebih cepat dari jadwal semula. Kabar baik, karena saya bisa segera melanjutkan sisa agenda sore itu.

One reply on “Catatan Perjalanan: Batik Air ID-7533 HLP-JOG, 13 Desember 2017”

Comments are closed.