Menunggu Booster AstraZeneca

by Thirdman from Pexels

Tentang adanya booster untuk , saya termasuk yang menantikannya. Mungkin sama seperti waktu kali pertama saya menantikan dosis pertama vaksinasi, yang saat itu akhirnya saya mendapatkan AstraZeneca. Puji Tuhan, sampai dengan saat ini masih diberikan . Dosis kedua saya terima di akhir Agustus 2021 lalu.

Kalau merujuk kepada rekomendasi dari Kementerian Kesehatan RI, saya berpotensi untuk mendapatkan 1/2 dosis Moderna atau Pfizer, atau 1 dosis AstraZeneca kembali.

Semoga di akhir Maret 2022 nanti, dapat menerima booster ini. Dan, semoga semua selalu diberikan berkat kesehatan.

Apple Mac Mini

Bulan Januari ini, saya memutuskan untuk membeli sebuah Mini, yang mungkin akan menggantikan yang ada di rumah. Mungkin “menggantikan” bukan kata yang paling tepat saat ini, karena laptop yang ada sebenarnya juga masih bisa digunakan.

Pertimbangan kenapa akhirnya membeli Mac Mini memang cukup banyak. Beberapa MacBook yang ada — baik punya saya ataupun istri — usianya sudah cukup lama. Punya saya mungkin adalah yang paling lama. 13″ sudah berusia lebih dari 10 tahun, dan yang MacBook Pro 15″ (Retina Display) sudah hampir berumur 9 tahun.

Istri juga menggunakan MacBook yang sudah cukup lama usianya. Jadi, secara singkat ada beberapa “masalah” yang agak mengganggu:

  1. Dukungan sistem operasi yang terhenti. Walaupun, hampir semua kebutuhan aplikasi masih bisa terpenuhi, tapi ada beberapa aplikasi yang cukup esensial sudah tidak didukung oleh versi sistem operasi yang cukup lama;
  2. Performa mesin yang mulai agak kepayahan dengan aplikasi-aplikasi yang ada saat ini. Tak jarang mesin harus bekerja dengan lebih keras, dengan dibantu oleh kipas yang juga bekerja dengan tak kalah keras;

Mungkin kedua hal tersebut menjadi pertimbangan utama. Awalnya, sempat juga ingin membeli laptop saja, tapi ide ini akhirnya batal juga, karena:

  1. Pekerjaan kebanyakan akan ada di rumah. Jadi, sebuah “” mungkin akan lebih cocok;
  2. Kalau laptop, agak susah untuk gantian;
  3. Biaya yang mungkin akan muncul juga perlu diantisipasi. Selama menggunakan MacBook, saya pernah mengalami beberapa masalah/perbaikan seperti penggantian baterai, charger yang harus ganti karena kabel rusak/aus, papan ketik yang mati — yang akhirnya harus diganti semua — dan beberapa masalah lain. Nah, biaya penggantian untuk perangkat-perangkat yang rusak itu juga cukup lumayan juga;
  4. Kalau terpaksanya harus bekerja di luar rumah, saya rasa laptop yang ada juga masih bisa digunakan, atau menggunakan .

Pilihan Konfigurasi

Agak bingung juga awalnya mengenai konfigurasi yang saya pilih, RAM 8GB atau 16 GB, 256GB atau 512GB? Pilihan akhirnya jatuh ke konfigurasi RAM 16 GB dan storage 512GB. Beberapa pertimbangan saya:

  1. Mac Mini ini akan cukup lama saya pakai. Paling tidak minimal dalam 5-6 tahun ke depan, atau bahkan lebih. Saya rasa ini alasan yang masih sangat masuk akal, mengingat produk (MacBook, , dan iPad) yang saya gunakan semuanya berumur panjang.
  2. Antisipasi bahwa nanti dengan perbaruan sistem operasi, dan banyaknya aplikasi yang mungkin akan lebih membutuhkan tenaga lebih banyak, RAM yang tinggi mungkin menjadi pertimbangan yang masuk akal.
  3. Media penyimpanan sebenarnay bisa juga dengan tambahan ruang penyimpanan eskternal. Tapi, artinya akan ada tambahan barang dan kabel lagi. Juga, karena ini akan dipakai bersama dengan istri, termasuk juga untuk hal-hal teknis saya (dan istri juga), jadi storage perlu menjadi pertimbangan.

Untuk pembelian, saya melakukan transaksi pembelian melalui , setelah membandingkan beberapa harga produk dan menanyakan ketersediaan stok. Beruntung, saya mendapatkan harga dan pilihan konfigurasi yang sesuai.

Semoga, produktivitas juga bertambah.

Layanan Panggilan Ganti Aki Mobil di Shop and Drive

Sudah beberapa kali saya melakukan perjalanan ke luar kota ( dan ) dengan menggunakan kendaraan pribadi dalam periode dua tahun terakhir ini.

Perjalanan terakhir saya lakukan di awal tahun 2022 lalu. Semuanya berjalan dengan cukup baik, perjalanan lancar tanpa hambatan yang berarti.

Setiap kali melakukan perjalanan, saya selalu mengecek kondisi kendaraan mulai dari isi angin, cek kondisi aki, radiator, dan lain sebagainya. Semua untuk menghindari potensi masalah yang mungkin timbul.

by Moose Photos from Pexels

Aki Soak

Setelah kembali dari perjalanan, keesokan harinya mobil tidak dapat saya starter. Duh! Saya coba kembali ternyata memang gagal. Sepertinya ada masaah di aki. Sejak beli, memang saya hampir tidak terlalu memerhatikan kondisi aki. Ini kesalahan yang akhirnya saya sadari.

Karena kendaraan perlu segera dalam kondisi semula, saya akhirnya memutuskan untuk menggunakan layanan pengecekan aki yang bisa dipanggil. Saya teringat ada Shop and Drive yang ada tidak jauh dari tempat saya.

Memesan Layanan Shop and Drive

Catatan

Pengalaman menggunakan layanan Shop and Drive merupakan pengalaman pribadi pada Januari 2022. Saya tidak menerima imbalan, atau memiliki kerjasama dengan Shop and Drive. Seluruh biaya merupakan biaya pribadi. Pengalaman berbeda mungkin didapatkan.

Awalnya, saya mencoba menggunakan aplikasi Shop and Drive (iOS) di ponsel saya. Ternyata, aplikasi ini tidak terlalu memberikan pengalaman yang menyenangkan. Akhirnya, saya telepon langsung saja. Saya informasikan mengenai masalah di kendaraan, dan berakhir dengan saya minta dibawakan aki baru untuk ganti. Sebelumnya saya sempat fotokan kondisi aki terakhir, dan melihat kondisi serta usia aki, mengganti aki menjadi keputusan yang paling bijaksana.

Sebelumnya, aki yang digunakan merupakan aki basah dan saya minta diganti dengan aki kering.

Saya lupa persisnya, tapi sekitar lima belas menit kemudian saya dihubungi oleh teknisi Shop and Drive yang mengkonfirmasi masalah dan pesanan saya. Karena lokasi rumah dan bengkel Shop and Drive tidak terlalu jauh, tak lama kemudian teknisi sampai di rumah menggunakan sepeda motor.

Teknisi langsung memeriksa kondisi aki dan melakukan pengetesan dengan menggunakan alat. Proses ini berlangsung cepat saja, dan hasil pengetesan menunjukkan memang aki sudah dalam kondisi yang tidak ideal. Belakangan bahkan saya baru tahu kalau aki “ternyata” sudah berumur 5 tahun. Duh!

Proses penggantian aki baru juga berjalan cepat saja. Berikut beberapa hal terakit proses pembelian/penggantian aki ini:

  1. Aki lama saya saya “tukarkan” dengan yang baru, jadi ada sedikit potongan harga dari harga total keseluruhan.
  2. Total biaya yang saya keluarkan adalah Rp870.000,- sudah termasuk baterai/aki (kering) baru, potongan aki lama, dan biaya jasa. Pembayaran menggunakan non-tunai, jadi cukup nyaman.
  3. Aki mendapatkan garansi 18 bulan. Terkait ini, disarankan untuk setiap 3 bulan dapat dilakukan pengecekan di Shop and Drive mana saja, sehingga garansi dapat terus aktif.

Secara umum, layanan dari Shop and Drive ini sangat baik dan efisien. Sepertinya untuk ke depannya jika membutuhkan layanan terkait kendaraan, Shop and Drive ini bisa jadi solusi.

Untunglah…

Awalnya, saya agak kesal juga karena ada kondisi aki soak ini yang jadinya ada pengeluaran tambahan yang di luar rencana. Tapi, banyak yang lebih disyukuri.

Puji Tuhan, hal ini terjadi ketika saya sudah sampai di rumah dari perjalanan. Saya agak ngeri juga membayangkan kalau kondisi ini terjadi ketika saya masih dalam perjalanan dari Bogor/Jakarta ke melalui tol. Permasalahan ini terjadi di rest areea atau bahkan dalam perjalanan di tol, sepertinya bukan hal yang menyenangkan.

Jadi, sudah cek aki?