Solusi Kode Masalah 5E Pada Mesin Cuci Samsung

Beberapa hari lalu, mesin cuci yang saya pakai di rumah mengalami masalah dengan menunjukkan code 5E (Atau SE?). Pencarian singkat mengenai kode permasalahan 5E ini mengarahkan bahwa masalah terkait dengan sistem pembuangan air. Jadi, mesin cuci tidak bisa menghabiskan/membuang seluruh air yang ada berdasarkan waktu yang telah diatur.

Kondisi ini terkait dengan kotornya pipa/selang pembuangan, dan juga ada kotoran dalam filter. Ini baru kali pertama saya alami setelah sekitar satu tahun sejak penggunaan.

Karena kondisi ini, jadi secara otomatis pintu mesin cuci juga terkunci — karena ada air di dalamnya.

Solusi Error Code 5E/SE

Solusinya cukup sederhana, yaitu dengan cara mengosongkan terlebih dahulu air yang ada dalam mesin cuci, dan membersihkan filter.

Atau bisa juga melihat berikut ini.

Selain kode masalah 5E, beberapa kemungkinan kode masalah dan solusinya adalah sebagai berikut:

  • DE (Door Error): Pintu belum tertutup atau belum rapat (Pastikan Pintu tertutup dengan rapat)
  • 4E (Water Supply Error): Pastikan air pada keran harus bertekanan (50-800Kpa) dan selalu terbuka.
  • 5E (Drain Error): Bersihkan saringan pembuangan, dan pastikan selangnya terpasang dengan benar, dan tidak ada yang menyubat saluran pembuangan.
  • UE (Unbalance Error): Mesin bekerja dengan tidak seimbang, kemungkinan mesin berdiri dengan tidak stabil, cucian mengumpal/kusut (stop dulu proses mencuci dan keluarkan pakaiannya lalu masukan kembali satu persatu).
  • SUD (Foaming Detected): Sabun terlalu banyak sehingga kelebihan busa sabun, biarkan mesin bekerja sendiri untuk mengurangi busanya dan akan berjalan normal kembali.
  • UC (Power Error): Tegangan di rumah anda sedang tidak stabil sehingga secara otomatis perangkat akan menunda proses pencucian untuk melindungi diri dari kerusakan dan akan kembali bekerja apabila tegangan listrik sudah kembali normal.
  • LE/LE1 (Water Leakage Error): Ini terjadi disebabkan karena busa terlalu banyak deterjen, penutup filter pada pompa pembuangan atau pengeringan terlepas, atau ada kebocoran air terjadi di selang pembuangan.
  • OE/OF (Overflow Error): Pasokan air bekerja terus – menerus karena pendeteksi level air tidak bekerja, bisa juga dikarenakan selang pembuangan terlipat sehingga air tidak keluar dengan lancar.
  • 4C Kode error disebakan suplai air tidak tersedia: Pastikan air keran terbuka, pastikan selang air tidak tersumbat, pastikan keran air tidak membeku, pastikan mesin cuci beroperasi dengan tekanan air yang cukup. Ketika mesin cuci menampilkan error 4C, mesin cuci melakukan pengurasan selama 3 menit. Selama waktu tersebut tombol Power tidak berfungsi.
  • 4C2: Pastikan selang pasokan air dingin tersambung dengan kuat ke keran air dingin. Jika terhubung ke keran air panas, cucian dapat berubah bentuk dengan beberapa siklus

Pembayaran Menggunakan DANA di App Store

DANA adalah salah satu dompet digital yang saya pakai. Saya cukup nyaman menggunakannya, salah satunya karena melalui saya bisa melakukan transaksi dengan saya jika kebetulan saya tidak ada saldo. Alih-alih melakuan top-up ke saldo, saya bisa langsung transaksi dari kartu kredit saya.

Selama saya menggunakan produk , proses pembayaran selalu saya lakukan dengan kartu kredit. Namun, ternyata DANA sudah dapat digunakan — selain kartu kredit tentunya — sebagai metode pembayaran. Informasi ini dapat dilihat dari laman metode pembayaran yang dapat digunakan dengan Apple ID.

Menghubungkan akun DANA ke metode pembayaran

Karena saya tidak punya , saya mencoba menghubungkan akun DANA saya dari . Dan prosesnya cukup sederhana.

Saya belum melakukan transaksi langsung menggunakan DANA di ini. Mungkin nanti. Kalau bisa, saya lebih memilih untuk membayar langsung dari saldo DANA saya.

Telkomsel untuk Koneksi Internet

Setelah berpindah dari layanan pascabayar XL Prioritas ke layanan prabayar yang sedikit ribet, saya masih menggunakan layanan paket dari XL. Saya merasakan memang kualitas jaringan internet prabayar XL tidak sebagus yang pascabayar, namun masih dalam kondisi yang bisa saya terima.

Yang menjadi pertimbangan selanjutnya adalah paket data internet XL mana yang harus saya gunakan. Ada beberapa pilihan, dan saya perlu sedikit waktu mengeksplorasi karena macam-macam paketnya. Dan, kebanyakan adalah paket dengan konsep ‘kuota malam’. Jadi, sepertinya kuota internet besar, namun waktu penggunaannya yang membedakan. Saya tidak begitu nyaman dengan konsep kuota malam ini.

Setelah satu bulan, saya akhirnya mencoba menggunakan layanan internet dari Telkomsel yang prabayar. Karena kebetulan selain XL, saya juga memiliki nomor untuk cadangan. Sekitar satu bulan saya sudah menggukan, dan saya cukup puas dengan kualitas jaringan Telkomsel ini. Dan, paket kuota internet keluarga 20 GB menjadi pilihan yang sepertinya paling sesuai untuk saat ini.

iPad Pro 2018

Dengan berbagai pertimbangan, akhir 2019 lalu saya memutuskan untuk membeli perangkat yang — sesuai dengan alasannya — dapat menunjang pekerjaan saya, yaitu Pro 2018. Dan, dengan beberapa pertimbangan juga, saya memilih warna Space Gray, layar ukuran 11 inchi, dengan kapasitas penyimpanan sebesar 256 GB. Untuk konektivitas, saya memilih yang Wi-Fi (non selular).

Sebenarnya saya sempat ragu antara yang Wi-Fi saja, atau dengan selular. Kalau dengan selular, artinya saya harus mengalokasikan kartu sim untuk tersebut. Dan, kalau ingin mendapatkan manfaat yang maksimal, kartu sim harus memiliki paket . Berarti, ada tambahan biaya lagi untuk koneksi . Padahal, sehari-hari, saya hampir selalu terhubung ke jaringan internet (di rumah, maupun di kantor). Pun, kadang harus berada di luar, jaringan internet sepertinya tidak akan terlalu menjadi masalah.

Kalaupun harus memerlukan koneksi internet, saya bisa melakukan tethering ke ponsel saya. Jadi, versi Wi-Fi saja saya pikir sudah mencukupi. Untuk aksesories, saya putuskan untuk menggunakan generasi kedua, dan Apple Smart Keyboard Folio. Salah satu yang ingin saya tuju adalah perangkat ini bisa memenuhi kebutuhan pekerjaan yang kebanyakan saya lakukan di saya ( 15 inchi, Retina Display).