Updated: Pertama Kali Mengalami Permasalahan dengan Layanan Telkom IndiHome

Sejak kali pertama saya menggunakan layanan IndiHome, baru kemarin saya mengalami gangguan teknis yang cukup lama. Kadang, memang koneksi terasa lambat, atau terputus. Namun, kasus tersebut hanya terjadi beberapa menit saja (terutama ketika terputus). Jadi, secara keseluruhan sebenarnya layanan ini saya rasakan cukup baik.

Kemarin siang (Kamis, 28 April 2016 sekitar pukul 11.30 WIB), koneksi terputus dan baru malam harinya sekitar pukul 23:00 WIB saya menghubungi layanan konsumen melalui telepon ke 147, dan diinformasikan memang ada gangguan jaringan. Dari pengecekan, katanya memang jaringan bermasalah di area tempat tinggal saya. Sekarang, belum ada kabar. Jadi kalau putus total sudah lebih dari 24 jam, walaupun dari pelaporan baru sekitar 14 jam.

Perbaruan info: 3 Mei 2016 pukul 01.00 WIB

Sebagai perusahaan yang juga hadir di kanal , Telkom memiliki akun di untuk layanan konsumen melalui @TelkomCare. Akhirnya saya juga mencobanya. Namun, itu juga dibarengi dengan saya menghubungi melalui Telkom 147. Berikut update-nya:

28 April 2016 sekitar pukul 23:00 WIB saya menelpon  Telkom 147 dan terima dengan baik. Saya jelaskan kondisi dan masalahnya. Saat itu saya informasikan — berdasarkan pertanyaan dari petugas call center — bahwa modem dalam kondisi baik, seluruh lampu indikator menyala. Saya diberitahu bahwa akan diusahakan untuk melalukan pengecekan jaringan.

29 April 2016 saya gunakan kanal Twitter @TelkomCare melalui Direct Message. Informasi yang saya terima bahwa kasus saya dalam penanganan dan saya diminta untuk menunggu perbaikan.

30 April 2016 sekitar pukul 10:00 WIB saya hubungi kembali Telkom 147 untuk menanyakan perkembangan kasus gangguan. Petugas menanyakan hal yang sama tentang modem saya. Saya sampaikan bahwa semua menyala baik. Namun, petugas menyampaikan kalau dari sisi pemantauan disana, modem saya tidak terdeteksi. Saya juga follow-up melalui Twitter, dan mendapatkan informasi yang sama: dalam penanganan.

Bepergian Mudah dengan Bantuan Google

Bepergian Mudah dengan Bantuan Google. menambahkan fitur untuk membantu mendapatkan referensi kepada mereka yang suka bepergian. Saat melakukan pencarian, tambahkan saja kata “destination”, misalnya “ destination”. Dan, ada juga rekomendasi lainnya berdasarkan kata kunci yang spesifik.

Pengambilan Paspor Pengganti Paspor yang Habis Masa Berlaku (April 2016)

Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan sebelumnya tentang proses mengurus penggantian dalam artikel yang berjudul “Pengalaman Mengurus Penggantian Paspor Online di Kantor Imigrasi Yogyakarta (April 2016)

Setelah mendapatkan konfirmasi bahwa paspor baru sebagai pengganti paspor saya yang masa berlakunya akan habis sudah siap, hari ini saya datang ke Kantor Kelas I . Saya datang agak terlambat, dan sudah berharap bahwa saya akan cukup lama berada disana.

photo_2016-04-07_12-50-41

Untuk pengambilan paspor (yang sudah jadi), saya telah diberikan bukti pengambilan. Ketika datang, saya langsung diarahkan ke Loket 5 tanpa mengambil nomor antrian. Disana, saya diminta untuk mengumpulkan berkas tersebut, dan menunggu panggilan.

Sebagai antisipasi, saya juga bawa seluruh berkas asli dan fotokopi.

Penyerahan Paspor Baru

Petugas memanggil nama saya beberapa menit kemudian — mungkin karena antrian tidak begitu banyak — dan menunjukkan paspor baru yang sudah jadi. Saya diminta untuk memeriksa apakah nama dan tanggal lahir telah sesuai. Kemudian, saya diminta untuk memberikan tanda tangan pada halaman belakang paspor.

Panama Papers: Apa Itu?

Beberapa hari terakhir ini, cukup ramai berita tentang Panama Papers. Kalau versi panjang, salah satu rujukan yang cukup lengkap mungkin bisa dibaca di Wikipedia. Tapi, salah satu ini saya rasa bisa juga dijadikan rujukan.

Sumber: Vox: The 8 most important things to read to understand the Panama Papers document leak

Membeli Tiket Kereta Api Secara Online di Hari Sibuk: Susah atau Gampang?

Akhir Maret 2016 yang lalu, saya perlu untuk melakukan perjalanan ke (dari ) untuk sebuah pekerjaan. Agenda saya sebenernya jatuh di pagi hari, pada hari Senin. Cuma, karena perjalanan yang saya tempuh adalah juga merupakan perjalanan dimana banyak orang menuju ke Jakarta setelah berlibur — dan salah satunya dari Jogjakarta, maka pencarian tiket perjalanan menjadi lebih menantang.

Ketika saya melihat tiket , harga yang ditawarkan pada hari Minggu (mulai dari pagi sampai dengan malam) sangat mahal. Apalagi untuk penerbangan pertama dari pada Senin pagi. Saat itu (kalau tidak salah di hari Rabu), saya melihat cuma tersisa beberapa penerbangan untuk hari Minggu malam dan Senin pagi. Harganya? Sekitar Rp 2.000.000,-

Ketika saya mencoba mencari tiket di hari yang sama melalui situs Pemesanan Kereta Api, ternyata seluruh tiket sudah habis. Sempat agak putus asa, tapi membatalkan agenda juga bukan pilihan. Akhirnya saya coba peruntungan saya. Saya lakukan pencarian untuk perjalanan untuk Senin, 27 Maret 2016 dari Stasiun menuju ke Stasiun Gambir Jakarta.

Beberapa kali saya mendapatkan hasil bahwa seluruh tiket sudah habis. Saya coba kembali, dan sempat ada tiket tersedia. Saya coba pesan, isi , dan setelah mengirimkan data muncul informasi bahwa tiket telah habis.

Pengalaman Mengurus Penggantian Paspor Online di Kantor Imigrasi Yogyakarta (April 2016)

Hari ini, 4 April 2016 saya ke Kantor Kelas I untuk melakukan proses penggantian saya yang akan habis masa berlakunya bulan Juni 2016. Sewaktu membuat paspor pertama kali, saya membuatnya melalui prosedur online dan mendapatkan pengalaman yang baik. Seluruh proses berjalan dengan lancar. Jadi, dengan pengalaman tersebut, saya juga memutuskan untuk melakukan proses penggantian paspor dengan cara online juga.

Berikut ini adalah pengalaman sementara saya mulai proses pendaftaran permohonan, pengumpulan berkas, sampai dengan foto dan pemindaian biometrik.

Persiapan

Menurut saya, hal-hal yang diperlukan sebelum melakukan proses awal ini yang cukup penting antara lain:

  • Pastikan berkas persyaratan sudah dimiliki. Untuk keperluan ini, perlu disiapkan berkas antara lain: KTP (asli, bukan fotokopi), Akta Kelahiran (asli, bukan fotokopi), Kartu Keluarga (asli, bukan fotokopi), dan paspor saat ini yang akan diganti (asli, bukan fotokopi). Seluruh berkas tersebut perlu untuk di fotokopi.
  • Waktu, karena saat selesai melakukan proses pembayaran, kita akan menentukan sendiri kapan akan datang ke Kantor Imigrasi.

Proses Pra Permohonan Online

Saya melakukan permohonan melalui situs Layanan Paspor Online Direktorat Jendral Imigrasi. Dalam halaman tersebut, saya masuk ke menu Pra Permohonan Personal.

situs Layanan Paspor Online Direktorat Jendral Imigrasi

Situs Layanan Paspor Online Direktorat Jendral Imigrasi

Selanjutnya, cukup mengikuti panduan pengisian, dan pastikan untuk kolom isian dengan tanda bintang (asterisk) terisi dengan benar. Ketika saya mengisi pada bagian identitas Kartu Tanda Penduduk, saya sempat agak ragu karena saya sudah menggunakan KTP-el (Kartu Tanda Penduduk ) yang berlaku seumur hidup, sedangkan kolom isian pada bagian tanggal tidak ada pilihan “Seumur hidup”. Untuk bagian ini, saya isi saja dengan durasi 5 (lima) tahun sejak tanggal KTP saya diterbitkan. Hasilnya, ketika dilakukan pemeriksaan tidak ada masalah semua berjalan dengan baik.