Hal-hal seputar merokok di Hong Kong

Bukan, saya tidak sehebat itu ke hanya untuk merokok. Intinya adalah saya perokok dan saya melihat cukup banyak tanda larangan merokok di Hong Kong ketika saya mengikuti acara nonton bareng Transformers 3 di Hong Kong awal bulan ini. Saya masih ingat tanda larangan merokok pertama yang saya lihat adalah di luar pintu internasional Hong Kong, ketika menunggu bis jemputan yang akan membawa rombongan ke hotel.

Dan — untuk menambah efek dramatis — saya tidak membawa rokok satu batangpun dari . Alasannya sederhana: lupa. Jadi sebelum cerita lebih lengkap lagi, saya mau berterima kasih dulu kepada teman-teman yang sudah rela berbagi rokok selama disana. Hahaha! Eh, tapi akhirnya saya beli rokok sendiri kok, ketika berada di Tung Chung, setelah meninggalkan Disneyland Hong Kong. Harga sekotak rokok yang saya beli adalah HK$ 45, atau sekitar Rp 50.000,–. Harga rokok paling mahal yang pernah saya beli. Saat itu saya beli rokok ESSE, karena tidak menemukan rokok khas . Dan, sampai di Jakarta, sebungkus rokok ini juga belum habis.

Nokia Maps says hello to iOS and Android


From Ovi blog:

  1. You can see where you are on the , thanks to support for positioning
  2. You can find addresses, businesses and other places of interest, anywhere in the world
  3. You can get to know the places: all the essential information about a place are presented on one page (pictures, user reviews, popular travel guides description, contact information)
  4. You can plan the fastest route to your destination by car or on foot
  5. You can see where the public transport lines go, and where the stops are
  6. You can share your favourite places with your friends via , , or

Melihat Hong Kong

Ketika mengikuti acara Friday Movie Mania yang diadakan oleh simPATI awal bulan Juli ini, terus terang diawal saya tidak tahu banyak tentang . Bahkan, bisa dikatakan saya tidak mencoba mencari tahu tentang Hong Kong sebelum keberangkatan. Ya, paling tidak perjalanan kali ini bisa dikatakan lebih santai — terlepas dari jadwal yang sebenarnya lumayan padat. Saya menganggap lebih santai karena hal-hal terkait dengan perjalanan sudah disiapkan oleh penyelenggara.

Kesan Pertama tentang Hong Kong

Acara nonton bareng Transformers 3 yang menjadi agenda utama diadakan di hari kedua. Agenda lain adalah mengunjungi beberapa tempat yang ada di Hong Kong, dan termasuk acara bebas yang lebih banyak dimanfaatkan untuk berjalan-jalan melihat beberapa tempat disekitar penginatap di daerah Causeway Bay.

Ketika menginjakkan kaki di Hong Kong International , kesan pertama yang saya lihat adalah Hong Kong itu tertib dan bersih. Arsitektur misalnya. Walaupun waktu itu bandara sudah cukup sepi, tapi saya merasakah kesan yang nyaman. Lampu masih menyala dengan cukup terang, tidak terkesan suram.

Saya perokok, dan melihat tanda larangan merokok — termasuk denda larangan merokok sempat membuat nyali ciut juga.

Ya, 5.000 Hong Kong Dollar (sekitar 5,5 juta rupiah) adalah denda maksimum yang akan dihadiahkan untuk pelanggar aturan ini. Saya tidak mencari info lebih lanjut tentang ini. Pokoknya, jangan merokok sembarangan. Dan, satu hal yang lebih penting: saya tidak berkeinginan untuk mencobai mekanisme membayar denda. :D

Floating CSS menu on YouTube Flash Videos

I currently involve in a project that put videos as its primary contents. My involvement is not primary on the . I’m just helping a little. What I like from the process is to find solution. One of the problem is on the navigation menu. It’s very common to have navigation with sub-menus. Without having special objects like , everything should be under control. But, not this time.

The problem

When embedding a video from YouTube (in this case, using the iframe method), the navigation is broken because it sits behind the . The same result with the old embed code. See the below:

It’s wrong. The menu should be displayed above the video. It should be like the below:

So, is there a simple way to fix this problem? Yes.

The solution

The solution is pretty easy. You only need to add a parameter for the embed code. It’s wmode=transparent. I will use an example here. This is an embed code from Serabi Solo video at YouTube:

The code above should me modified by adding wmode=transparent parameter. The final code will be like this:

It’s easy, right? But, what if you want to use the old embed code? You can fix the problem using a same method. For example, this is ’s old embed code from the same video:






You need to add a parameter. Just add .
The final code will be like this:







Have !

Hello Mac OS X Lion

When OS X Lion was available at , I decided to it right away. After purchasing it, I continued with the process. I upgraded from Snow Leopard. Anyway, I usually download the updates available from Update menu when there are new updates available.
With the not-so-bad connection, it took around 5 hours to complete (downloading and installation processes). Here are some screenshots:







Jalan-jalan dan Nonton Bareng Transformers 3 di Hong Kong Bersama simPATI

Minggu lalu, tanggal 7-10 Juli 2011, saya berkesempatan untuk ikut jalan-jalan ke Hong Kong dalam rangkaian acara nonton bareng Transformers 3: Dark of the Moon. Acara ini diadakan oleh simPATI dengan mengajak beberapa narablog, jurnalis, pemenang kuis, termasuk juga beberapa pengguna . Tulisan ini adalah tulisan pertama, dan saya akan coba sampaikan secara garis besar cerita perjalanan saya ke .

Dan, walaupun perjalanan disponsori oleh simPATI, saya akan coba tulisan dengan subyektif menurut apa yang saya temui selama disana. :)

5934373156_248cdd6f35_b

Perjalanan ke Hong Kong

Perjalanan ke Hong Kong dimulai dari Soekarno-Hatta, , tepatnya dari Terminal 2E. Saya sudah kenal dengan beberapa orang yang ikut dalam rombongan, tapi lebih banyak yang belum kenal. Jadi kesempatan ini juga sekaligus menambah kenalan baru. Setelah mendapatkan informasi singkat tentang keberangkatan, akhirnya rombongan bergerak menuju ke ruang tunggu bandara.

Google Plus Sticky Header's User Styles

Pujiono shared a wishlist to have Google Plus‘ header displayed in sticky style. Since does not offer this feature, can we have this feature using a simple trick? The answer is: yes.

There is a small extension of User Styles called ‘Google Plus Sticky Common Header’. I have applied this simple style to my browsers (I currently use and ), and it works really well. If you want to install it, first you need to get the extension.

Voila!

Apple to ship OS X Lion on July 14th

Apple to ship OS X Lion on July 14th

Twitter received 200 millions tweets per day

just announced another milestone. According to the , Twitter users are sending 200 millions tweets per day. Yes, it’s bigger than some country populations like Japan, Russia, or even Brazil!

Halfway through 2011, users on Twitter are now sending 200 million Tweets per day. For context on the speed of Twitter’s growth, in January of 2009, users sent two million Tweets a day, and one year ago they posted 65 million a day. [source]

Twitter also have a visualization on the number. So, if:

  • a single tweet consists of 25 words in average,
  • War and Peace book has 1,225 pages and 500 words per page

Then, 24,500 tweets is equal to a single copy of War and Peace. And 200 millions tweets is  approximately equal to 8,163 copies of War and Peace book.